Kapolda Jatim Cup 2025, Polres Batu Buktikan Kualitas di Arena Bela Diri

Kapolda Jatim Cup 2025, Polres Batu Buktikan Kualitas di Arena Bela Diri

SPEKTROOM, ID – Kontingen bela diri Polres Batu mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Bela Diri Polri Kapolda Jatim Cup 2025.

Dua atlet putra mereka, Briptu Akbar Maulana, S.H. dan Bripda Frenki Fernanda, sukses meraih medali perunggu setelah melalui persaingan ketat melawan 42 kontingen putra dari seluruh Jawa Timur.

Kejuaraan yang digelar di Lapangan Tenis Indoor Mapolda Jatim, Surabaya, pada Rabu-Kamis (25-26/6/2025) itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Total 59 kontingen dari berbagai satuan kerja Polda Jatim—terdiri dari 42 tim putra dan 17 tim putri—ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, memberikan apresiasi tinggi atas capaian para atletnya.

"Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan komitmen dan kemampuan personel kami dalam menjaga profesionalisme, baik dari sisi fisik maupun teknik," ujarnya saat ditemui Jumat (27/6/2025).

Menurut Kapolres, kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang unjuk kekuatan fisik, tetapi juga wadah penting dalam pembinaan mental, kedisiplinan, serta pengembangan potensi atlet di lingkungan Polri.

“Keikutsertaan personel dalam ajang seperti ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan kedisiplinan. Kami terus mendukung pengembangan potensi personel melalui olahraga,” tegasnya.

Kejuaraan tersebut memadukan berbagai teknik bela diri seperti karate, judo, aikido, dan jiu-jitsu yang telah disesuaikan dengan teknik khas Polri, menjadikannya ajang yang penuh tantangan dan strategi.

Polres Batu menilai raihan medali ini sebagai momentum positif yang dapat memacu motivasi personel lainnya untuk berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

“Prestasi ini jadi pemacu semangat, bukan hanya bagi yang bertanding, tapi juga seluruh personel Polres Batu,” pungkas Kapolres. (Eno)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс