Kapolres Buka Secara Resmi Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026

Kapolres Buka Secara Resmi Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana,SH.,S.I.K.,MH kaos merah usai buka secara resmi turnamen Kapolres Kuansing Cup 2026. (Foto: Diskominfos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroon : Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. mengajak seluruh peserta Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan selama mengikuti pertandingan.

“Bulu tangkis merupakan olahraga yang merakyat dan memiliki banyak peminat. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan semangat, menjaga persaudaraan, dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga dari turnamen ini lahir atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” ujar Kapolres saat membuka Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 di GOR PB Pangkas, Desa Koto Pangean, Kecamatan Pangean, Senin (1/6/2026) malam.

Menurut Kapolres, cabang olahraga bulu tangkis dipilih karena dekat dengan masyarakat dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Turnamen ini diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi antarpecinta olahraga bulu tangkis di Kabupaten Kuantan Singingi.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Hidayat Perdana juga menyerahkan bibit pohon kepada panitia penyelenggara sebagai simbol dukungan terhadap program Green Policing, guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Bappedalitbang Kuansing Hendra Roza, S.Si, Camat Pangean Aswandi, S.Pd., MM, Ketua PBSI Kuansing, Ketua KONI Kuansing, Kepala KUA Kecamatan Pangean, tokoh masyarakat, serta para atlet dan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan.

Ketua Umum PB Pangkas, Mahviyen Trikon Putra, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen diikuti oleh 112 pasangan kategori umum, 25 pasangan kategori veteran, dan 11 pasangan kategori remaja. Babak final dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026.

Kapolres Kuansing baris tiga dari kiri bersama panpel turnamen Batminton Kapolres Kuansing Cup 2026. (Foto: Diskominfos Kuansing)

“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan prestasi olahraga bulu tangkis di Kuantan Singingi. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp25 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Pangean Aswandi mengapresiasi Kapolres Kuansing yang telah memilih Kecamatan Pangean sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen. Ia menilai PB Pangkas selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan atlet-atlet bulu tangkis berprestasi.

“Kegiatan olahraga seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kemampuan. Selain itu, olahraga juga menjadi sarana yang efektif untuk menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas negatif lainnya,” katanya.

Ketua KONI Kuansing Andi Cahyadi turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Kuansing atas dukungannya dalam menghidupkan kembali berbagai kegiatan olahraga, khususnya cabang olahraga bulu tangkis.

“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasinya, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Kuantan Singingi,” ujarnya.

Pembukaan Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Turnamen ini diharapkan menjadi sarana pembinaan olahraga yang berkelanjutan serta melahirkan atlet-atlet bulu tangkis berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (SN/HH)

Berita terkait

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Solo - Spektroom : Sejumlah pengelola panti asuhan di Kota Surakarta mengeluhkan kendala administrasi dalam mendaftarkan anak asuh nya melalui jalur afirmasi SPMB 2026. Keluhan ini mencuat seiring adanya persyaratan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta serta teknis pendaftaran yang dinilai membingungkan. Salah satunya yang dirasakan Panti Asuhan Rumah Berkah dimana

Murni Handayani