Karnaval Khatulistiwa Semarak Pelestarian Budaya Nusantara

Karnaval Khatulistiwa  Semarak Pelestarian Budaya Nusantara
Karnaval Khatulistiwa salah satu kegiatan Hari jadi kota Pontianak ke- 254 yg menjadi perhatian masyarakat. Foto : Diskominfo kota Pontianak.

Spektroom – Suasana Minggu pagi di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura berubah menjadi lautan warna dan semangat. Ratusan peserta dengan kostum tematik khas daerah berjalan beriringan dalam Karnaval Khatulistiwa, salah satu acara puncak peringatan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak, yang dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, bersama sang istri.

“Kami mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama karnaval berlangsung,” ujar Bahasan sebelum melepas rombongan menuju garis akhir di Halaman Gedung PMI Pontianak, Jalan Ahmad Yani.

Namun, di balik kemeriahan langkah-langkah peserta dan alunan marching band, Karnaval Khatulistiwa memancarkan pesan yang lebih dalam pelestarian budaya daerah dan kekayaan Nusantara.

Setiap kelompok tampil menonjolkan ciri khas daerah masing-masing, dari busana etnik, tarian tradisional, hingga musik khas yang mengalun di sepanjang rute. Bahasan bersama Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, bahkan turut berjalan di barisan depan.

“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan cinta terhadap budaya yang kita miliki. Melalui karnaval ini, kita menunjukkan bahwa Pontianak menjadi rumah bagi keberagaman dan semangat persatuan,” ungkapnya.

Di sepanjang jalan, masyarakat menyambut dengan riuh sorak-sorai. Anak-anak melambaikan bendera kecil, sementara para orang tua antusias mengabadikan momen langka ini. Beberapa peserta menampilkan tarian Melayu, Dayak, hingga kreasi kontemporer yang menggambarkan harmoninya budaya lokal dan nasional.

Karnaval ini menjadi bukti nyata bahwa kota Pontianak tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga menjaga akar budayanya. Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, kegiatan semacam ini menjadi pengingat pentingnya merawat identitas lokal sebagai bagian dari kebudayaan Indonesia yang majemuk.

“Antusiasme warga menjadi bukti kuatnya kebanggaan terhadap kota yang terus berkembang ini,” tutur Bahasan menutup acara.

Dari Arboretum hingga Gedung PMI, Karnaval Khatulistiwa bukan hanya parade seni jalanan melainkan pawai kebersamaan yang merayakan warna-warni budaya Nusantara di bawah langit Khatulistiwa. Pontianak kembali membuktikan diri sebagai kota yang tumbuh dengan semangat, bersatu dalam keberagaman, dan teguh menjaga warisan budaya bangsa.

.

Berita terkait

Provinsi Lampung Telah Miliki Satu Data Daerah Yang Terintegrasi Dengan Portal PELITA Kemendagri

Provinsi Lampung Telah Miliki Satu Data Daerah Yang Terintegrasi Dengan Portal PELITA Kemendagri

Jakarta - Spektroom: Kementrian Dalam Negri bersama Kementerian Sosial menggelar Forum Satu Data Pemerintahan Dalam Negri (SDPDN) bagi Pemerintah Daerah Tahun 2026, berlangsung secara daring dan luring diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikutinya secara daring dari ruang kerjanya. Sekretaris Daerah

Anggoro AP
Pemkab Lumajang Waspadai Perkembangan Penyakit Pernapasan

Pemkab Lumajang Waspadai Perkembangan Penyakit Pernapasan

Lumajang-Spektroom : Perkembangan penyakit pernapasan masyarakat di kabupaten Lumajang terus dipantau agar perubahan kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih awal dan pelayanan kesehatan dapat menyesuaikan dengan perkembangan yang ditemukan di lapangan. Pemantauan dilakukan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, terhadap sejumlah penyakit pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan

Julianto
ссс