Karolin: CSR Harus Lebih Terarah dan Berdampak

Karolin: CSR Harus Lebih Terarah dan Berdampak
Bupati Landak Karolin tegas mengunci dana CSR untuk kepentingan infrastruktur (Foto: Spektroom)

Landak-Spektroom – Pemerintah Kabupaten Landak sedang mengunci satu prioritas untuk dana tanggung jawab Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan pada 2026, yakni infrastruktur. Jalan dan jembatan jadi titik tekan.

Menurut Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H bahwa alasannya sederhana, kalau akses putus, logistik semakin sulit, harga ikut bergejolak, dan warga yang pertama merasakan dampaknya.

Hal tersebut disampaikan Karolin setelah menghadiri Rapat Koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP/CSR) di Hotel Grand Landak, pada Kamis (05/3/2026).

Bupati Landak, Karolin, menekankan pentingnya program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.

Bupati meminta perusahaan untuk menaruh perhatian pada kebutuhan yang paling terasa di lapangan, terutama dalam penanganan infrastruktur.

“Prioritas tahun 2026 ini adalah penanganan infrastruktur. Banyak fasilitas kita yang memerlukan penanganan mendesak,” ujar Karolin.

Dirinya berharap program CSR bisa menjadi penopang untuk menutup celah yang belum tertangani oleh pemerintah.

Karolin juga menekankan pentingnya tata kelola yang rapi dalam program CSR, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Pemerintah daerah siap mendampingi agar program tidak berjalan sendiri-sendiri dan tidak bertabrakan dengan agenda pembangunan daerah.

“Ujungnya, manfaatnya terasa, bukan hanya di laporan, tetapi di jalan-jalan yang kembali bisa dilalui dengan aman oleh masyarakat Landak,” tutup Karolin.

Berita terkait

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mendukung akselerasi Gerakan Tanam Padi Bersama se-Jawa Tengah melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced AgricuSSltural System (PM-AAS). Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi tanaman sekaligus mendorong produktivitas padi. Penerapan PM-AAS dilakukan di lahan pertanian Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Selasa (15/9/2026). Wakil Bupati Rembang H.

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Pontianak - Spektroom : Pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dan penanggulangan karhutla di

Apolonius Welly, Buang Supeno
UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс