Kebakaran di Kayu Kubu Bukittinggi Tewaskan Lansia, Kerugian Diperkirakan Rp700 Juta

Kebakaran di Kayu Kubu Bukittinggi Tewaskan Lansia, Kerugian Diperkirakan Rp700 Juta
Petugas pemadam kebakaran sedang mengevakuasi Korban yg tewas terbakar ( Foto wyu)

Bukittinggi-Spektroom : Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Jalan Setia Budi, RT 02/RW 03 Kampuang Baru, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (28/5/2026).

Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah dan menewaskan seorang penghuni bernama Israwati Rabait alias Ijah (65).

Korban diketahui tinggal bersama adiknya, Elfinarita (56), serta tiga anak Elfinarita masing-masing Haikal Habibi (22), Farhan (17), dan Adam Maulana (10).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah dan dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. Kobaran api juga diperparah oleh cuaca terik disertai angin yang bertiup cukup kencang.

Ketua RT 02/RW 03 Kampuang Baru, Davidson, mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Saat kejadian, korban disebut sedang memasak daging kurban di dapur samping rumah.

“Dia warga saya, tadi dia sedang masak daging kurban di dapur di samping rumah. Tapi kita tentu tidak bisa memastikan itu penyebab kebakaran, polisi yang berwenang menyampaikan penyebab pastinya,” kata Davidson.

Menurut Davidson, korban sebenarnya sempat berhasil dievakuasi warga ke luar rumah. Namun, korban kembali masuk ke dalam bangunan yang sudah terbakar karena diduga ingin menyelamatkan uang dan barang berharganya.

“Tadinya korban sudah diselamatkan warga keluar rumah, tapi dia masuk lagi sehingga kami panik mencari. Rupanya dia mengambil uang dan emasnya. Korban ditemukan tersungkur di belakang tempat tidur. Ada uang di tangannya dalam kondisi hangus,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan pihaknya menurunkan enam unit armada dan 30 personel untuk menjinakkan api. Bantuan juga datang dari Kabupaten Agam dengan dua unit armada dan tujuh personel.

“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar dua jam. Kendala di lapangan di antaranya akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit dan banyaknya warga yang mengerumuni area kebakaran,” kata Joni Feri.

Selain menghanguskan rumah korban beserta seluruh perabotan di dalamnya, api juga merusak beberapa bagian rumah warga sekitar. Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. ( Wyu)

Berita terkait

RESPONS CEPAT Polda Maluku: Tim URC Ditreskrimum Bekuk Pelaku Pencurian Usai Viral di Media Sosial

RESPONS CEPAT Polda Maluku: Tim URC Ditreskrimum Bekuk Pelaku Pencurian Usai Viral di Media Sosial

Ambon-Spektroom: Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku dalam menindak lanjuti laporan serta keresahan masyarakat yang berkembang di ruang digital. Hanya dalam hitungan jam setelah kasus pencurian viral di media sosial, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Ditreskrimum Polda Maluku berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian

Eva Moenandar, Anggoro AP