Trending

Kelezatan Nasi Kare Empal Legend di Ampel Boyolali

Kelezatan Nasi Kare Empal Legend di Ampel Boyolali
Nasi Kare Empal legend, di Ampel Boyolali Jawa Tengah (Foto: Ciptati Handayani)

Spektroom – Sebagai sentra peternakan sapi baik sapi perah maupun potong, daerah Ampel Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, juga menawarkan kuliner khas berbahan baku daging sapi.

Salah satunya sajian Nasi Kare Empal yang legend turun temurun, di sebuah warung sederhana di jalan raya arah Semarang.

Dari pengamatan Spektroom, warung ini memang bukan resto yang besar dan mewah, namun berupa warung kecil di tikungan antara jalan kampung menuju jalan raya Boyolali Semarang. Namun setiap hari tidak pernah sepi pembeli, dengan pembeli kebanyakan dari warga lokal setempat.

Cita rasa Nasi Kare maupun daging Empal yang dijual warung makan itu, sangat khas dan autentik serta harga yang terjangkau, maka tidak mengherankan jika pembeli juga datang dari daerah luar Boyolali, terutama mereka yang sedang perjalanan dari Solo ke Semarang.

“Saya sudah langganan sejak puluhan tahun silam, kalau jalan-jalan ke Boyolali atau sedang perjalanan ke Semarang, selalu sarapan disini. Empalnya empuk dan khas, Nasi Karenya enak seger,” ungkap Hadi, seorang pensiunan warga Kota Solo, yang tidak bosan menyantap Nasi Kare di Ampel Boyolali.

Dari kalangan anak muda, ternyata juga menyukai kuliner jadul tersebut. Seorang pembeli dari Kabupaten Karanganyar, Alfianto mengaku cocok menyantap Nasi Kare dengan irisan empal yang lezat.

“Panas-panas seger karenya. Apalagi empalnya empuk ditambah kerupuk kuning, wah..enak,” ucapnya kepada Spektroom.

Warung nasi kare yang legend yang berdiri sejak tahun 1962 ini ternyata sudah dikelola oleh generasi ketiga pemiliknya, atau cucu dari pemilik pertama. Namun nama warung tetap menggunakan nama asli pemilik pertama yakni Warung Makan Bu Riyati.

“Saya cucu dari Embah saya Bu Riyati. Alhamdulillah bisa meneruskan usaha keluarga dan mempertahankan resep masakan warisan orangtua dan nenek kami,” ujar Penjual Nasi Kare Ampel, Mila yang diampingi suaminya Adi.

Sedangkan bahan baku daging sapi di Warung Nasi Kare Empal itu, diambilkan langsung dari peternak lokal setempat. Karena Ampel memang gudangnya sapi ternak untuk sapi potong maupun sapi perah.

“Kami ambil langsung daging segar dari pemotongan hewan ternak sapi disini. Dan yang pasti proses penyembelihannya sesuai ketentuan Halal dan hyginis,” ucap Mila.

Di warung Kare Empal itu juga menyediakan menu lain, seperti Gulai Sapi, Pecel Empal, Tumpang Empal dan Sambal goreng Empal, semuanya dengan harga yang sama, selain cemilan tradisional seperti Lentho, baceman dan tempe kemul. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles