Kemenag Sawahlunto Gelar Tahsin Al-Qur’an untuk ASN, Perkuat Kompetensi Keagamaan dan Profesionalitas Aparatur

Kemenag Sawahlunto Gelar Tahsin Al-Qur’an untuk ASN, Perkuat Kompetensi Keagamaan dan Profesionalitas Aparatur
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kota Sawahlunto, Zulfahmi, S.Sos. (Foto: Humas Kemenag Swl)

Sawahlunto–Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto kembali menggelar kegiatan tahsin Al-Qur’an bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus memperkuat kompetensi keagamaan aparatur. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kemenag Kota Sawahlunto, Kamis (11/6/2026), dan diikuti oleh ASN di lingkungan Kementerian Agama setempat.

Kegiatan pembinaan ini dipandu oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kota Sawahlunto, Zulfahmi, S.Sos.I, yang memberikan materi terkait dasar-dasar membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, khususnya mengenai makharijul huruf atau tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyah.

Dalam pemaparannya, Zulfahmi menegaskan bahwa pemahaman terhadap makharijul huruf merupakan fondasi utama dalam membaca Al-Qur’an secara benar dan fasih. Menurutnya, setiap huruf hijaiyah memiliki karakteristik dan tempat keluarnya masing-masing yang harus dipahami oleh setiap pembaca Al-Qur’an.

“Setiap huruf memiliki tempat keluarnya masing-masing. Jika huruf tidak keluar dari makhraj yang tepat, maka bacaan Al-Qur’an dapat berubah dan menjadi tidak sempurna,” jelas Zulfahmi di hadapan peserta.

Ia menerangkan bahwa secara umum makharijul huruf terbagi menjadi lima bagian utama, yaitu:

  1. Al-Jauf (rongga mulut dan tenggorokan),
  2. Al-Halq (tenggorokan),
  3. Al-Lisan (lidah),
  4. Asy-Syafatain (dua bibir), dan
  5. Al-Khaisyum (pangkal hidung).

Melalui sesi praktik dan pembelajaran tersebut, peserta diajak memperbaiki pelafalan huruf-huruf hijaiyah agar sesuai dengan kaidah tajwid yang benar sehingga kualitas bacaan Al-Qur’an semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ASN tidak hanya terbatas pada kompetensi administrasi dan pelayanan publik, tetapi juga mencakup aspek spiritual dan keagamaan.

Menurutnya, ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, termasuk dalam hal kemampuan membaca Al-Qur’an.

“ASN Kementerian Agama harus terus meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam membaca Al-Qur’an. Bagi laki-laki, kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik sangat penting karena mereka akan menjadi imam dalam keluarga dan masyarakat,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tahsin yang dilaksanakan secara rutin menjadi salah satu program pembinaan internal guna membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi keagamaan yang kuat.

Program tahsin Al-Qur’an bagi ASN merupakan bagian dari komitmen Kemenag Kota Sawahlunto dalam membangun budaya kerja yang religius sekaligus mendukung penguatan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, memahami ilmu tajwid secara lebih mendalam, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Kemenag Sawahlunto berharap dapat melahirkan aparatur yang tidak hanya unggul dalam kinerja birokrasi, tetapi juga memiliki keteladanan dalam kehidupan beragama.(Ris1)

Berita terkait

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Banyuwangi-Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Jawa Timur 4 yang berada di Kecamatan Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas

Nurana Diah Dhayanti