Kementerian PU Berkomitmen Konsisten Melakukan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Indonesia

Kementerian PU Berkomitmen  Konsisten Melakukan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Indonesia

SPEKTROOM.ID– Kementerian Pekerjaan Umum (PU)  berkomitmen untuk terus konsisten mengembangkan jaringan konektivitaers nasional melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan antar wilayah di Indonesia.

“Pengembangan jaringan jalan serta jembatan yang menghubungkan kota, pulau, hingga daerah tertinggal di seluruh Indonesia kami lakukan untuk membuka akses bagi masuknya investasi, mendukung pengembangan kawasan industri, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dan memperkuat konektivitas antar pusat-pusat ekonomi regional,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sekaligus Plt. Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Wilan Oktavian menyampaikan bahwa panjang total jalan nasional termasuk jalan tol di Indonesia saat ini mencapai sekitar 50.000 km atau hanya mencakup sekitar 9% dari keseluruhan jaringan jalan di Indonesia.

“Menjawab tantangan tersebut, Ditjen Bina Marga telah menyusun Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional Tahun 2020-2040 untuk melanjutkan pengembangan jaringan jalan nasional. Ke depannya, terdapat target pembangunan jalan nasional minimal sepanjang 36.000 km dalam kurun waktu 20 tahun,” katanya.

Wilan menjelaskan untuk jalan nasional non-tol, Kementerian PU akan menambah panjang melalui pembangunan jalan baru serta peningkatan fungsi dan status jalan daerah di setiap pulau utama di Indonesia. Sedangkan untuk jaringan jalan tol, telah direncanakan pembangunan 11 ruas jalan tol baru di empat pulau utama di Indonesia dengan total panjang sekitar 1.500 km dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, Kementerian PU juga terus berupaya menghubungkan jaringan jalan nasional tersebut, baik tol dan non-tol, dengan kawasan-kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), destinasi pariwisata super prioritas, serta jalan penghubung antarprovinsi dan antarkabupaten untuk mendukung pertumbuhan wilayah.

Saat ini, jaringan jalan nasional telah mampu mengakses 134 pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul, 106 terminal bis tipe A, 81 pelabuhan penyeberangan kelas I, 81 Pusat Kegiatan Nasional (PKN), 174 Pusat Kegiatan Daerah (PKD), 32 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN), 69 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), 13 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), 19 kawasan industri, dan 17 KEK.

“Ke depannya, kami akan terus bekerja keras untuk terus membangun lebih banyak jalan dan jembatan guna menyediakan konektivitas antar wilayah yang lebih baik dan aman serta meningkatkan mobilitas masyarakat maupun logistik,” ucap Wilan.

Berita terkait

Kapolda Sumbar: Police Women Run IV-2026 Bukan Sekadar Lari, Tapi Napak Tilas Sejarah dan Kebersamaan

Kapolda Sumbar: Police Women Run IV-2026 Bukan Sekadar Lari, Tapi Napak Tilas Sejarah dan Kebersamaan

Bukittinggi-Spektroom : Police Women Run IV-2026 yang digelar di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (27/9/2026), tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum mengenang sejarah perjalanan Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Mengusung tema “Run The Culture”, kegiatan tersebut membawa pesan tentang hidup sehat,

Wiza Andrita, Rafles
Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Pada Sejumlah Perairan di Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Pada Sejumlah Perairan di Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara masih diprediksi mengalami gelombang tinggi yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke

Nanang Adrany, Anggoro AP
Kubur Dolmen Duplang Kamal Resmi Jadi Cagar Budaya, Jejak Peradaban Kuno Jember Makin Terlindungi

Kubur Dolmen Duplang Kamal Resmi Jadi Cagar Budaya, Jejak Peradaban Kuno Jember Makin Terlindungi

Jember-Spektroom : Jejak peradaban masa lampau di Kabupaten Jember kini semakin mendapat perhatian dan perlindungan. Kubur Dolmen Duplang Kamal, salah satu peninggalan bersejarah di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kabupaten Jember. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane, S.STP., M.Si.

Budi Sucahyono, Julianto
ссс