Kementerian PU Kerahkan Mobil Tangki dan Air Bersih Mengatasi Kekeringan di Sangihe

Kementerian PU Kerahkan Mobil Tangki dan Air Bersih Mengatasi Kekeringan di Sangihe
Petugas Balai Penataan bangunan prasarana dan kawasan -bpbpk (Humas bpbpk)

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sarana dan prasarana tanggap darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Dukungan tersebut diberikan melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kementerian PU terus berupaya menjaga ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat termasuk menjamin pasokan air irigasi agar produktivitas lahan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau,” kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat sore, (14/8/2026)

Dukungan sarana dan prasarana tersebut diserahkan melalui mekanisme pinjam pakai sebagai bagian dari langkah tanggap darurat dan koordinasi antara Kementerian PU dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemanfaatan sarana ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.

Tangki air yang dipinjamkan oleh PU kepada Pemkab Sangihe ( Humas bpbpk)

Kepala BPBPK Sulawesi Utara Reza Rizka Pratama mengatakan, adapun sarana dan prasarana tanggap darurat yang dipinjamkan meliputi 2 unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter, 2 unit tenda, 4 unit hidran umum (HU) berkapasitas 2.000 liter, 4 unit pondasi hidran umum (HU) kapasitas 2.000 liter, 2 unit WC knockdown 2 seat, serta 4 unit lantai WC knockdown.

“Dengan adanya dukungan sarana dan prasarana tanggap darurat ini, diharapkan penanganan kekeringan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif. Sarana yang dipinjamkan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan air bersih dan kebutuhan sanitasi bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Reza.

Penanganan kekeringan menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU untuk mendukung pemerintah daerah dalam memastikan tersedianya infrastruktur dasar bagi masyarakat dalam kondisi darurat. Melalui koordinasi dan pemanfaatan sarana prasarana yang tersedia, kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat dipenuhi secara tepat sasaran.

Berita terkait

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengelolaan sampah dari sumber melalui sistem pilah, angkut, dan olah. Kebijakan ini diarahkan agar sampah tidak sekadar dikumpulkan dan dibuang, tetapi dipilah sejak dari rumah untuk kemudian dikelola sesuai jenisnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pilot Project Pengelolaan Sampah Kolaboratif di RW 06,

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Jakarta-Spektroom : Gelaran Bazar Green Tourism Festival 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan kampanye wisata berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 26-27 September 2026 itu juga menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hasilnya cukup menggembirakan. Bazar yang melibatkan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas