Trending

Kementerian PU Salurkan Air Bersih di Nabire

Kementerian PU Salurkan Air Bersih di Nabire
Bantuan Air Bersih dari Kementerian PU untuk masyarakat Nabire ( bws papua )

Jakarta – Spektroom : Mengeringnya sumur sebagai sumber air utama membuat sekitar 185 kepala keluarga (KK) di tiga titik permukiman di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak pada Kamis (27/8). Penyaluran dilakukan di SP C Jalur 3, SP 1 Jalur 2 Timur, dan SP 1 Jalur 1 Timur.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan air bersih merupakan bagian penting dalam penanganan kekeringan, terutama ketika sumber air masyarakat mulai mengering.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya. Ketika sumber air warga mengalami kekeringan, Kementerian PU melalui jajaran di lapangan harus bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Kita akan terus memantau kondisi dan memastikan dukungan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Dody dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (28/8/2026)

Masyarakat antre air bersih ( bws Papua)

Sebanyak 9.200 liter air bersih disalurkan menggunakan dua unit dump truck dengan empat tandon berkapasitas sekitar 2.300 liter. Penyaluran tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tiga lokasi terdampak.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kebutuhan air bersih masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 200 liter per KK per hari. Dengan jumlah sekitar 185 KK terdampak, kebutuhan air di tiga lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 37.000 liter per hari. Di SP C Jalur 3, sekitar 60 KK terdampak setelah sumur warga mengering. Kondisi serupa terjadi di SP 1 Jalur 2 Timur yang dihuni sekitar 60 KK. Sementara di SP 1 Jalur 1 Timur, sekitar 65 KK mengalami kesulitan air bersih.

Ketika sumur mengering, masyarakat di sejumlah lokasi memanfaatkan sumber air alternatif dari Sungai Kalibumi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari permukiman. Kondisi tersebut membuat pemenuhan air bersih menjadi kebutuhan yang perlu mendapat dukungan secara berkelanjutan.

Antrean warga bantuan air bersih ( bws Papua)

Kekeringan juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum, antara lain sekolah, tempat ibadah, dan puskesmas. Karena itu, distribusi air bersih tidak hanya mendukung kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjaga keberlangsungan aktivitas pelayanan masyarakat.

Kementerian PU melalui BWS Papua akan terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan distribusi air bersih secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akses air bersih tetap tersedia bagi masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas