Trending

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena,menyerahkan bantuan kepada balita katagori stunting.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena,menyerahkan bantuan kepada balita katagori stunting.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon,Lisa Wattimena,menyerahkan bantuan kepada balita katagori stunting di Negeri Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Senin (19/10/2026).foto Eva. m

AMBON – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja sama untuk menekan angka stunting. Ia menegaskan, persoalan gizi dan tumbuh kembang anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Pesan tersebut disampaikan Lisa saat mengunjungi Negeri Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan kepada empat balita di Negeri Halong dan tiga balita di kantor Camat Baguala yang masuk kategori stunting.

Lisa mengapresiasi peran pemerintah kecamatan, pemerintah negeri, kader posyandu, serta jajaran PKK yang terus berupaya mendukung penanganan stunting di Kota Ambon.

Menurutnya, upaya menekan stunting merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Stunting bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab orang tua. Pemerintah, para pemangku kepentingan, dan semua pihak yang memiliki perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia juga harus bekerja bersama menurunkan angka stunting,” tegas Lisa.

Ia juga menyoroti prevalensi stunting di Maluku yang disebut masih mencapai 28,4 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan kerja keras dan kolaborasi lintas sektor agar penanganan stunting dapat berjalan lebih optimal.

Lisa menyebut Kecamatan Teluk Ambon mencatat tujuh kasus stunting. Capaian tersebut dinilainya perlu menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk memperkuat program pencegahan dan pendampingan keluarga.

Ia bahkan mengusulkan kepada Wali Kota Ambon agar pemerintah memberikan apresiasi kepada desa atau negeri yang berhasil mencapai nol kasus stunting. Penghargaan itu diharapkan mendorong setiap wilayah meningkatkan upaya pencegahan dan pemenuhan gizi anak.

Selain menyerahkan bantuan, Lisa menjelaskan TP PKK Kota Ambon terus menjalankan berbagai program inovasi, mulai dari edukasi pola asuh anak, peningkatan pemahaman keluarga tentang pemenuhan gizi, hingga penguatan ketahanan pangan keluarga.

Ia mengapresiasi kader PKK di tingkat kecamatan, desa, dan negeri yang konsisten mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan perhatian dalam pengasuhan dan pemenuhan gizi anak.

Lisa juga mengingatkan para kader agar tetap bersemangat menjalankan program pemberdayaan masyarakat meskipun pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran.

“PKK adalah ujung tombak kesejahteraan masyarakat. Karena itu, saya berharap seluruh kader tetap semangat berkarya dan terus melakukan gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menurunkan angka stunting di Kota Ambon,” ujarnya.

Melalui bantuan bagi empat balita di Negeri Halong, dan tiga  balita di kantor Camat Baguala, Lisa berharap perhatian terhadap keluarga berisiko stunting terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, edukasi keluarga, serta pemenuhan kebutuhan gizi agar anak-anak di Kota Ambon dapat tumbuh sehat dan optimal. (EM)

Berita terkait

Kemenag Sawahlunto Matangkan Persiapan Hari Santri Nasional 2026

Kemenag Sawahlunto Matangkan Persiapan Hari Santri Nasional 2026

Sawahlunto–Spektroom: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mematangkan persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Seluruh peserta diingatkan untuk menjaga kedisiplinan, mematuhi ketentuan pakaian, serta hadir tepat waktu. Arahan tersebut disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Sawahlunto, Zulfahmi, S.Sos.I., M.

Riswan Idris, Rafles
Pemko Sawahlunto Jajaki Kerja Sama Peningkatan Kompetensi ASN Bersama ITB HAS Bukittinggi

Pemko Sawahlunto Jajaki Kerja Sama Peningkatan Kompetensi ASN Bersama ITB HAS Bukittinggi

Sawahlunto-Spektroom: Pemerintah Kota Sawahlunto membuka peluang kerja sama peningkatan kompetensi akademis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITB HAS) Bukittinggi. Pembahasan kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi pimpinan ITB HAS Bukittinggi dengan Pemerintah Kota Sawahlunto, Selasa (20/10/2026) di Kota Sawahlunto.

Riswan Idris, Rafles
Tidak Terpantau Adanya Titik Api, Wagub Sumbar Minta Mitigasi Kabut Asap Diperkuat

Tidak Terpantau Adanya Titik Api, Wagub Sumbar Minta Mitigasi Kabut Asap Diperkuat

Padang Pariaman-Spektroom : Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy meminta langkah mitigasi kabut asap diperkuat melalui pemantauan kualitas udara, pencegahan kebakaran lahan, serta antisipasi dampak kesehatan secara terukur. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (19/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Vasko membahas

Rafles