Khitanan Anak Buruh Jadi Pembuka Harlah ke-70 K-SARBUMUSI Kota Batu

Khitanan Anak Buruh Jadi Pembuka Harlah ke-70 K-SARBUMUSI Kota Batu
Ketua DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu, Rudianto, S.Pd., S.H., M.A.P. beri bingkisan kepada anak yang disidang

Spektroom - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) K-SARBUMUSI Nahdlatul Ulama Kota Batu memulai rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-70 dengan menggelar kegiatan sosial Khitanan Anak Buruh di Griya Khitan NUBAT, Senin ( 1/9/2025 ).

Rangkaian kegiatan kick off diawali dengan Do’a Pembukaan, Tumpengan, serta Pemasangan Atribut organisasi di Kantor DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu, yang menjadi simbol dimulainya peringatan Harlah.

Pada kesempatan ini, anak buruh bernama Akma Daniyal Arfa menjadi peserta khitan. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan khidmat.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Sujianto, S.H., S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan.

Ia menegaskan bahwa khitanan ini merupakan bentuk pengabdian organisasi kepada keluarga buruh di Kota Batu.

Ketua DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu, Rudianto, S.Pd., S.H., M.A.P. atau yang akrab disapa Goes Idur, menekankan pentingnya menjadikan Harlah sebagai momentum penguatan solidaritas buruh sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan khitanan ini adalah wujud nyata kepedulian kita kepada anak-anak buruh, generasi penerus yang harus kita jaga. Harlah bukan hanya seremonial, tetapi bukti bahwa K-SARBUMUSI hadir di tengah masyarakat dengan aksi sosial yang nyata,” ujar Goes Idur.

Kegiatan kick off Harlah ke-70 ini turut dihadiri pengurus DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu, Panitia Pelaksana Harlah, serta berbagai basis organisasi buruh dan komunitas, antara lain Basis Informal Merah Putih, Basis UD Eko Elektronik & Plastik, Basis Komunitas Guru Bersatu (KGB), Basis UMKM Kuliner Nusantara, Basis Laskar Sedekah, Basis Pengobatan Tradisional, dan Basis Pekerja Sosial (Peksos).

Selain itu, Ketua FKUB Kota Batu dan Sekretaris PSNU Pagar Nusa Kota Batu juga hadir sebagai undangan.

Acara ini mendapat apresiasi dari peserta maupun undangan. Anak yang mengikuti khitanan menerima bingkisan dan santunan sebagai bentuk perhatian organisasi.

Dengan dimulainya rangkaian Harlah melalui kegiatan sosial ini, DPC K-SARBUMUSI NU Kota Batu berharap dapat semakin memperkuat kiprah sosial, advokasi, dan kebersamaan buruh bersama keluarga serta masyarakat luas.( Eno).

Berita terkait

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Bogor-Spektroom : Rudy Susmanto, melakukan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor di kediamannya, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor. " Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting untuk memperoleh data yang

Asmari, Buang Supeno
Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno