Trending

KMPI 2026, Tidak Hanya Peroleh Pengetahuan Akademis, Namun Pemahaman Budaya Lokal

KMPI 2026,  Tidak Hanya Peroleh Pengetahuan Akademis, Namun Pemahaman Budaya Lokal
Foto insert: Kepala BPSDMP Sumsel, Muhammad Edward Juliart. (Sumber Capture YouTube Fakultas Hukum Sriwijaya).

Palembang - Spektroom: Palembang memiliki sejarah yang panjang sebagai hubungan perdagangan berdasarkan tradisi perusahaan, manusia, barang-barang, dan gagasan, telah berkembang di seluruh daerah dan menghubungkan komunitas-komunitas berbeda.

Hal itu disampaikan Kepala BPSDMP Sumsel, Muhammad Edward Juliart, membacakan sambutan Gubernur Sumatra Selatan Herman Nderu, pada Kursus Musim Panas Internasional (KMPI) 2026 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya di Palembang, Senin (31/8/2026).

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, Kursus Musim Panas Internasional 2026 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang, memberikan kesempatan unik untuk memahami bagaimana praktek komersial, percayaan, kustom, dan hubungan sosial dapat menjadi bagian dari cara orang melakukan bisnis dan mengatur interaksi mereka.

"Melalui program ini, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga memahami budaya, kisah, dan keramahtamahan di Sumatera Selatan" ujar Gubernur Herman Nderu disampaikan Edward Juliart.

Pemerintah Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Hal Ini adalah langkah yang berarti untuk memperkuat Korporasi Akademik Internasional dan memperkenalkan Sumatera Selatan ke komunitas internasional.

audio-thumbnail
BPSDM Sumsel Buka
0:00
/401.85

"Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang membangun hubungan, kolaborasi, memahami perspektif yang berbeda, dan menciptakan prinsip yang bertahan" ujar Gubernur lagi.

Untuk semua peserta seminar, Gubernur berharap bisa saling bertukar pikiran satu sama lain, mengeksplorasi Palembang, mendalami budaya Sumatera Selatan dan membawa pulang bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga kenangan yang indah di Sumatera Selatan.

"Seminar ini memungkinkan kita untuk menghubungkan pelajaran legalisasi dengan realitas perniagaan, dengan belajar kita bisa lebih memahami masa lalu dan masa depan legalisasi" ucap Gubernur Nderu mengingatkan.

Gubernur Nderu juga berharap Palembang bisa terus menjadi tempat di mana kisah-kisah legalisasi, inovasi tradisional, dan perniagaan lokal berhubungan dengan dunia legalisasi

"Terakhir, saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Fakultas Hukum dan seluruh peserta untuk kegiatan yang sangat tpenting ini. Kursus Musim Panas Internasional 2026 ini menjadi permulaan banyak kolaborasi internasional di masa depan dan berkontribusi kepada Fakultas Hukum negara peserta dan Universitas Sriwijaya sendiri" pungkasnya.

Kursus Musim Panas Internasional 2026 Fakultas Hukum, tersebut menjelaskan bagaimana kebiasaan komersial tradisional membentuk perdagangan modern dan kerangka hukum.

Selain itu menghubungkan hukum perdagangan internasional dan studi sosial-hukum dengan warisan komersial lokal.

Program ini juga menampilkan pembicara para cendekiawan internasional, diskusi kelompok fokus dan sesi interaktif antar mahasiswa dari berbagai Negara (@Ng).

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles