Trending

Komisi III DPRD Kota Ambon Soroti Piutang, PJU, dan TPU dalam Evaluasi LKPJ 2025

Komisi III DPRD Kota Ambon Soroti Piutang, PJU, dan TPU dalam Evaluasi LKPJ 2025
Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Harry Putra Far-Far saat rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Foto: Spektroom/Eva. M

Ambon-Spektroom: Komisi III DPRD Kota Ambon menyoroti sejumlah persoalan krusial, mulai dari piutang daerah, penerangan jalan umum, hingga kebutuhan tempat pemakaman umum (TPU), dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025.

Ketua Komisi III DPRD Ambon Harry Putra Far-Far menyampaikan hal itu usai rapat bersama 13 organisasi perangkat daerah (OPD) teknis di ruang rapat paripurna DPRD Ambon, Rabu, 15/4/2026.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Harry Putra Far Far. Foto Eva. M

Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda Badan Musyawarah DPRD yang membentuk panitia khusus (pansus) berbasis komisi untuk membahas LKPJ.

Dalam forum tersebut, Komisi III mengevaluasi program dan kegiatan OPD sepanjang 2025 sekaligus menghimpun masukan untuk rekomendasi DPRD kepada Pemerintah Kota Ambon.

“Banyak pertanyaan, kritik, dan saran dari anggota komisi terhadap pemaparan OPD. Ini akan menjadi bahan rekomendasi yang disampaikan dalam rapat paripurna,” kata Harry.

Salah satu sorotan utama adalah sejumlah kegiatan yang berujung menjadi piutang daerah. DPRD meminta agar seluruh kewajiban tersebut segera dicatat dan diselesaikan secara administrasi maupun keuangan.

Menurut Harry, penyelesaian piutang harus menjadi prioritas pemerintah kota pada awal 2026, khususnya yang berkaitan dengan hak pihak ketiga.
“Kami minta ini diselesaikan lebih dulu. Pihak ketiga yang sudah melaksanakan pekerjaan harus menerima haknya,”

Selain itu, Komisi III juga menyoroti layanan penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai masih menjadi keluhan masyarakat. DPRD mendorong Dinas Pekerjaan Umum meningkatkan anggaran pemeliharaan dan penambahan lampu jalan.

Hal ini dinilai penting karena masyarakat secara rutin membayar pajak penerangan jalan, sehingga manfaatnya harus kembali dirasakan dalam bentuk layanan yang optimal.

Di sektor permukiman, DPRD menilai kebutuhan TPU belum terakomodasi dalam perencanaan 2025. Komisi III mendorong agar pengadaan lahan pemakaman dapat dianggarkan pada 2027.

“Itu kebutuhan riil masyarakat dan harus mulai direncanakan dari sekarang,” ujar Harry.
Sementara itu, DPRD mengapresiasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) yang mencatat peningkatan signifikan pada pendapatan, khususnya dari retribusi sampah.
Namun, pengawasan tetap diperlukan agar capaian tersebut berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi daerah.

Dari sisi perencanaan, Komisi III juga menilai dokumen LKPJ yang disusun melalui Bappeda mengalami perbaikan dibanding tahun sebelumnya karena lebih rinci dan transparan dalam menggambarkan program pemerintah.

Di luar pembahasan LKPJ, DPRD turut menyoroti persoalan lain, termasuk penetapan titik parkir oleh Dinas Perhubungan yang menuai perhatian. Masalah tersebut akan ditindaklanjuti melalui rapat dengar pendapat khusus di tingkat komisi.

Hasil pembahasan ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon dalam rapat paripurna sebagai bahan perbaikan kinerja ke depan.(EM)

Berita terkait

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Produksi Miras Ilegal di Ajibarang, 1.138,8 Liter Diamankan

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Produksi Miras Ilegal di Ajibarang, 1.138,8 Liter Diamankan

Banyumas-Spektroom : Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banyumas mengungkap dugaan aktivitas produksi dan penjualan minuman keras (miras) ilegal di Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Dari penggeledahan sebuah rumah milik SB (34), polisi mengamankan sebanyak 1.138,8 liter miras berbagai jenis. Pengungkapan tersebut dilakukan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

Bian Pamungkas
Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Sofifi-Spektroom : Jarak geografis boleh memisahkan, tetapi komitmen menjaga keselamatan masyarakat menyatukan. Semangat inilah yang mengemuka dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Regionalisasi Laboratorium Regional Manado yang berlangsung selama dua hari di Aula Kie Raha, Balai POM Maluku Utara di Sofifi. Kegiatan ini mempertemukan tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru