Trending

Komisi V DPR RI Tinjau Dampak Banjir di Stasiun Semarang Tawang Jelang Angkutan Lebaran 2026

Komisi V DPR RI Tinjau Dampak Banjir di Stasiun Semarang Tawang Jelang Angkutan Lebaran 2026
Anggota komisi V DPR RI mendengarkan paparan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin (Foto : Humas KAI Daop 4 Smg).

Spektroom – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Semarang Tawang, Jumat (20/2/2026), untuk meninjau dampak banjir terhadap operasional perkeretaapian sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur menjelang Angkutan Lebaran 2026.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dan diterima Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin beserta jajaran manajemen. Turut hadir Wakil Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, perwakilan Kementerian PUPR, serta Kepala BMKG.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi V memperoleh paparan terkait kondisi infrastruktur perkeretaapian yang terdampak banjir di wilayah Daop 4 Semarang. Banjir diketahui menyebabkan perubahan pola operasi perjalanan kereta api, pembatalan perjalanan, hingga keterlambatan jadwal.

Lasarus menegaskan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan pembangunan dan layanan transportasi berjalan optimal. Ia menyoroti persoalan penurunan tanah, longsor, banjir, serta ancaman aliran sungai terhadap jalur rel di kawasan padat seperti Semarang.

“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki rencana penanganan yang komprehensif dengan timeline koordinasi lintas instansi yang jelas, sehingga solusi tidak parsial. Peningkatan fasilitas, standar keselamatan, serta kesiapan menghadapi lonjakan penumpang saat Angkutan Lebaran harus benar-benar siap,” ujar Lasarus.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui modernisasi sarana dan prasarana. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, regulator, dan operator untuk memperkuat layanan publik sektor perkeretaapian.

KAI juga memaparkan sejumlah langkah mitigasi, antara lain peninggian jalur di titik rawan banjir, normalisasi drainase, penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), serta koordinasi lintas lembaga untuk solusi jangka panjang.

Agenda kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas stasiun, dialog dengan jajaran operasional, serta pemaparan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 4 Semarang. Kunjungan ini diharapkan mendorong percepatan peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan transportasi di Jawa Tengah

Berita terkait

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Sleman-Spektroom : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan setiap tahun, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda didorong mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow Pasar Bela

Fatmawaty, Bian Pamungkas
BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

Yogyakarta-Spektroom : Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta mengintensifkan pengawasan penyaluran beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi beras berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta tepat sasaran hingga wilayah Banyumas dan Magelang. Untuk memperkuat pengawasan, BULOG Kanwil Yogyakarta telah membentuk

Fatmawaty, Bian Pamungkas
231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam cabai. Gerakan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, menanam

Bian Pamungkas