Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara
Sleman-Spektroom : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan setiap tahun, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda didorong mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.
Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow Pasar Bela Negara Sleman edisi ke-47 yang digelar di sisi utara Lapangan Pemda Sleman, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini mengangkat tema “Pemuda Pelopor: Dari Semangat Sumpah Pemuda Menjadi Aksi Nyata”.
Talkshow menghadirkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Indra Darmawan, serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Tamzis Sarwana.
Dalam paparannya, Indra mengatakan perkembangan aktivitas kepemudaan di Kabupaten Sleman menunjukkan arah positif. Namun, semangat menjadi pemuda pelopor perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Ia mengajak generasi muda membiasakan diri menetapkan target dalam setiap aktivitas. Cita-cita besar, menurutnya, dapat dicapai melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bertahap setiap hari.
“Menjadi pelopor, biasakan dalam aktivitas keseharian Anda harus punya target. Cita-cita Anda bisa diraih lewat target-target kecil yang dicapai tiap harinya. Jadi bisa dimulai dari hal yang kecil seperti aktif di Karang Taruna, aktif di tempat ibadah, dan lain-lain,” ungkap Indra.
Menurutnya, kepeloporan tidak harus dimulai dari kegiatan besar. Keterlibatan dalam organisasi kepemudaan, kegiatan sosial, maupun aktivitas keagamaan dapat menjadi ruang untuk membangun karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Tamzis Sarwana mengajak pemuda menunjukkan bakti kepada negara dengan mengembangkan serta memanfaatkan potensi yang dimiliki. Setiap individu memiliki kesempatan memberikan kontribusi bagi bangsa melalui kemampuan dan bidang keahlian masing-masing.
Ia menegaskan, bela negara tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Menjaga persatuan, memberikan kontribusi positif, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar juga merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan ini, generasi muda Sleman diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi berani mengambil inisiatif dan menjadi penggerak di lingkungannya. Dengan demikian, nilai persatuan dan semangat Sumpah Pemuda tetap hidup melalui tindakan nyata.