Komitmen TPK Banjarmasin Dukung Operasional Aman dan Nyaman bagi Pengemudi

Komitmen TPK Banjarmasin Dukung Operasional Aman dan Nyaman bagi Pengemudi
Shelter Waiting Area di terminal petikemas Pelindo dilengkapi fasilitas tempat istirahat, mushala, toilet, air minum, serta kopi gratis.(Foto Pelindo)

Banjarmasin-Spektroom : Terminal Petikemas Banjarmasin terus memperkuat transformasi operasional melalui pengembangan fasilitas dan tata kelola layanan yang mendukung terciptanya kegiatan kepelabuhanan yang aman, tertib, efisien, dan nyaman, termasuk bagi para pengemudi truk sebagai bagian penting dalam rantai logistik.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyediaan Shelter Waiting Area, fasilitas ruang tunggu khusus bagi pengemudi truk yang menunggu giliran atau jadwal pelayanan bongkar muat.

Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya penataan alur kendaraan di dalam kawasan terminal agar proses pelayanan dapat berlangsung lebih teratur sekaligus mendukung aspek keselamatan operasional.

Shelter Waiting Area di terminal petikemas Pelindo dilengkapi fasilitas tempat istirahat, mushala, toilet, air minum, serta kopi gratis.(Foto Pelindo)

Melalui Shelter Waiting Area, pengemudi memiliki ruang yang lebih layak dan nyaman untuk beristirahat selama menunggu pelayanan. Penataan ini juga membantu mengurangi potensi antrean kendaraan di area yang tidak diperuntukkan sebagai tempat menunggu, sehingga pergerakan kendaraan di lingkungan terminal dapat berlangsung lebih tertib.

Shelter Waiting Area dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung, antara lain tempat istirahat, mushala, toilet, air minum, serta kopi gratis yang dapat dimanfaatkan pengemudi selama menunggu giliran pelayanan. Selain itu juga terdapat fasilitas Post Gate untuk menyelesaikan kendala pada saat pelayanan di Main Gate, juga kendala atau pemasangan stiker Truck Identifcation Number (TID).

Terminal Head TPK Banjarmasin Sirin Purnomo mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya terminal untuk meningkatkan kualitas layanan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

"Kami ingin memastikan bahwa peningkatan operasional dan produktivitas terminal berjalan seiring dengan peningkatan kenyamanan bagi para pengemudi," ujar Sirin Purnomo.

Menurut Sirin, pengemudi truk memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran rantai logistik, sehingga pengalaman mereka selama berada di terminal juga menjadi bagian dari kualitas pelayanan secara keseluruhan.

“Bagi kami, pelayanan bukan hanya tentang proses bongkar muat, tetapi juga bagaimana setiap orang yang terlibat di dalamnya mendapatkan lingkungan kerja dan pelayanan yang aman serta nyaman. ” tambah Sirin.

Sementara itu, Yudi, salah seorang pengemudi truk eksternal yang menggunakan fasilitas terminal, menyampaikan bahwa keberadaan Shelter Waiting Area memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pengemudi ketika menunggu jadwal pelayanan.

“Sekarang kalau menunggu tidak perlu lama-lama di dalam truk. Ada tempat untuk istirahat, bisa minum, ada kopi, toilet dan mushala juga,” ujar Yudi.

Menurutnya, fasilitas tersebut juga memberikan ruang bagi pengemudi untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan sebelum kembali melanjutkan aktivitas.

Kehadiran Shelter Waiting Area menjadi salah satu bagian dari transformasi Terminal Petikemas Banjarmasin dalam meningkatkan pengelolaan alur kendaraan, mulai dari akses masuk hingga proses pelayanan bongkar muat.

Berita terkait

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong Forum Dewan Smart City memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pihak untuk mempercepat pembangunan ekosistem pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurut Respati, Master Plan Smart City Kota Surakarta perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret, terukur, terintegrasi, serta memberikan

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
50 Anggota Pramuka  Termasuk 13 Pramuka  Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

50 Anggota Pramuka Termasuk 13 Pramuka Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

Jakarta-Spektroom : Saka Rintisan SAR Kwartir Cabang Jakarta Selatan menggelar Latihan dan Praktik Water Rescue sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kegiatan tersebut dilakukan di pantai mutiara ancol Jakarta Utara yang diikuti Sebanyak 50 peserta termasuk 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Gugus

Asmari, Bian Pamungkas