Kukuhkan Guru Besar Bidang Lingkungan, Unwahas Semakin Menegaskan Sebagai Kampus Berdampak

Kukuhkan Guru Besar Bidang Lingkungan, Unwahas Semakin Menegaskan Sebagai Kampus Berdampak
Unwahas kukuhkan Prof. Dr. Ir. Rita Dwi Ratnani, ST, M.Eng, IPM sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Pengelolaan Lingkungan. (Foto: Unwahas)

Semarang-Spektroom: Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang semakin menegaskankan dirinya sebagai unggul yang berdampak bagi masyarakat dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Ir. Rita Dwi Ratnani, ST, M.Eng, IPM sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Pengelolaan Lingkungan.

Rektor Unwahas, Prof. Dr. Helmy Purwanto, menegaskan, capaian Guru Besar tidak hanya merupakan prestasi personal, namun juga menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan di masyarakat.

“Pengukuhan ini bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga simbol tanggung jawab keilmuan. Bidang teknologi pengelolaan lingkungan yang ditekuni Prof. Rita sangat relevan dalam menjawab tantangan global saat ini,” katanya dalam siaran pers, Senin, (4/5/ 2026).

Ia menambahkan, kehadiran Guru Besar baru akan memperkuat posisi Unwahas dalam menghasilkan inovasi yang berdampak luas. Hal ini sekaligus sejalan dengan visi kampus untuk menghadirkan karya ilmiah yang aplikatif dan solutif.

“Kami berharap Prof. Rita terus melahirkan karya ilmiah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan solutif. Inilah wujud nyata Unwahas Unggul dan Unwahas Berdampak,” ucapnya.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Rita menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset di bidang pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Ia menilai, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi berbasis riset.

“Pengelolaan lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi berbasis riset untuk menjawab persoalan lingkungan yang semakin kompleks,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara akademisi, pemerintah, dan industri. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan teknologi yang tidak hanya ramah lingkungan. Akan tetapi, juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Berita terkait

Gubernur Sumbar Mahyeldi : Penting Menghidupkan Kembali Nilai Pendidikan Berbasis Keluarga

Gubernur Sumbar Mahyeldi : Penting Menghidupkan Kembali Nilai Pendidikan Berbasis Keluarga

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai pendidikan berbasis keluarga saat membuka Seminar Nasional “Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia” di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (4/5/2026). Di hadapan sekitar 1.000 peserta dari kalangan akademisi,

Rafles