Trending

Kuota Gratis 81 GB Ternyata Tipu-Tipu, Lekransy Minta Warga Ambon Jangan Klik Link

Kuota Gratis 81 GB Ternyata Tipu-Tipu, Lekransy Minta Warga Ambon Jangan Klik Link
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (18/08/2026) Foto : Diskominfo Ambon

Ambon-Spektroom : Warga Kota Ambon diminta tidak lengah terhadap pesan berantai yang menawarkan kuota internet gratis 81 GB dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tawaran tersebut dipastikan bukan promo resmi Telkomsel dan diduga kuat menjadi jebakan phishing.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, mengatakan informasi tersebut telah dikonfirmasi kepada pihak Telkomsel.

“Dipastikan itu palsu dan penipuan. Harap jangan di-klik untuk keamanan,” kata Lekransy saat dihubungi dari Ambon, Senin (17/8/2026).

Pesan yang beredar mencatut momentum HUT RI dengan narasi “Kuota Gratis 81GB Spesial HUT RI ke-81. Aku baru saja klaim. Cek apakah kamu juga dapat.”

Korban kemudian diarahkan untuk mengakses sebuah tautan tertentu. Masalahnya, tautan tersebut tidak menggunakan domain resmi Telkomsel.

“Dilihat dari link-nya itu bukan telkomsel.com,” demikian informasi Telkomsel yang diterima Lekransy.

Menurut Lekransy, pola tersebut patut dicurigai karena pelaku memanfaatkan momentum perayaan HUT Kemerdekaan untuk membuat tawaran palsu terlihat meyakinkan.

Ia meminta masyarakat tidak asal membuka tautan yang diterima melalui WhatsApp, media sosial maupun aplikasi perpesanan lainnya.

“Saran saya jangan di-klik link-nya, itu phishing,” tegasnya.

Lekransy mengingatkan, phishing dapat digunakan untuk mengelabui pengguna agar menyerahkan berbagai informasi penting. Karena itu, warga diminta tidak memasukkan data pribadi, password, kode OTP maupun informasi perbankan apabila diarahkan ke situs mencurigakan.

Ia juga meminta masyarakat membangun kebiasaan cek sebelum klik dan cek sebelum membagikan informasi.

“Karena itu, saya mengajak warga Kota Ambon membiasakan diri melakukan pengecekan sebelum mempercayai maupun meneruskan suatu informasi,” ujarnya.

Lekransy berharap warga tidak mudah tergoda dengan iming-iming kuota, hadiah, bantuan maupun promo gratis yang mengatasnamakan perusahaan atau pemerintah.

Di tengah maraknya penipuan digital, satu klik bisa menjadi pintu masuk bagi pelaku. Karena itu, warga Ambon diminta berhenti sebelum mengklik tautan yang belum terverifikasi.(EM)

Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto