Kursi Sekda Kota Batu Diperebutkan, Kandidat Jalani Ujian Berat Hingga Tes Mental
Surabaya-Spektroom: Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu resmi memasuki tahapan krusial. Sebanyak enam pejabat eselon II Pemerintah Kota Batu menjalani Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural (Assessment Center) di Kantor BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Senin (11/5/2026).
Assessment yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB itu menjadi bagian penting dalam Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Batu untuk menentukan sosok terbaik sebagai panglima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu.
Enam kandidat yang bersaing memperebutkan kursi strategis tersebut yakni Akhmad Dahlan selaku Kepala Bakesbangpol, Alfi Nurhidayat Kepala Dinas Pendidikan, Arief As Siddiq Kepala Disperum, Bangun Yulianto Kepala Bappelitbangda, Endro Wahjudi Inspektur Kota Batu, serta Mohammad Nur Adhim Kepala Bapenda.
Sejak pagi, seluruh peserta tampak hadir lengkap dan langsung mengikuti rangkaian tes yang menguras energi, konsentrasi, hingga kemampuan berpikir strategis.
Penjabat (Pj) Sekda Kota Batu Eko Suhartono bersama perwakilan BKPSDM Kota Batu turut hadir mendampingi jalannya assessment di Surabaya.
Dalam arahannya, Eko meminta seluruh peserta mengerahkan kemampuan terbaik mereka demi masa depan birokrasi Kota Batu yang lebih profesional dan adaptif menghadapi tantangan pembangunan.
“Keluarkan semua potensi diri dan berikan yang terbaik untuk Kota Batu. Siapapun yang terpilih nantinya adalah kader-kader hebat dan orang-orang terbaik yang kita miliki,” ujar Eko.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, para kandidat harus melewati tujuh tahapan pengujian komprehensif. Mulai dari Analisa Kasus selama 90 menit, Simulasi Bidang 45 menit, hingga Tes Intelektual dan Potensi selama 120 menit.
Tidak hanya itu, para peserta juga menjalani Wawancara Konfirmasi Analisa Kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), Wawancara Simulasi Bidang, serta Wawancara Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural yang menjadi bagian penting dalam mengukur karakter kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan.
“Materi selanjutnya Wawancara Konfirmasi Analisa Kasus, LGD (Leaderless Group Discussion), Wawancara Simulasi Bidang dan Wawancara Kompetensi Mansoskul (Manajerial dan Sosio Kultural),” imbuhnya.
Setelah menjalani assessment di Surabaya, para kandidat dijadwalkan mengikuti tahapan berikutnya berupa Uji Gagasan dan Wawancara pada Senin, 18 Mei 2026 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Balai Kota Among Tani.
Sementara Tes Kesehatan Jasmani dan Rohani akan dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 di RSUD Karsa Husada Kota Batu.
Eko Suhartono menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional dengan melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) serta asesor independen dari BKD Provinsi Jawa Timur.
“Kami juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan. Untuk menjaga netralitas, penilaian sepenuhnya diserahkan kepada tim Panitia Seleksi dan tim asesor profesional dari BKD Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Batu Santi Restuningsasi menyebut tahapan lanjutan seleksi akan digelar di Kota Batu dengan melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan kalangan akademisi sesuai kompetensi yang dibutuhkan dalam jabatan Sekda.