Trending

Logo Kontingen Jamnas DKI Mempresentasikan Persatuan, Kreativitas, Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Logo Kontingen Jamnas DKI Mempresentasikan Persatuan, Kreativitas, Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda
Kwartir gerakan pramuka dki jakarta luncurkan logo kontingen dki jakarta untuk Jamnas XII/2026

Jakarta-Spektroom: Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta resmi meluncurkan logo kontingen DKI Jakarta untuk Jambore Nasional 2026 rabu (13/5)

Logo tersebut akan digunakan oleh seluruh kontingen DKI Jakarta dalam ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur Jakarta Timur.

" Peluncuran logo tersebut menjadi bagian dari persiapan Kwarda DKI Jakarta dalam menyabut keikutsertaan pada pertemuan besar Pramuka Penggalang tingkat nasional. Logo kontingen dirancang untuk merepresentasikan semangat persatuan, kreativitas serta jiwa kepemimpinan generasi muda Indonesia " Jelas Wakil, Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda DKI Jakarta, Kak Risnamurti di Jakarta,Kamis (14/5/2026)

Kontingen DKI siap ambil bagian dalam Jamnas 2026

Dikatakan logo ini mencerminkan semangat Jakarta Kota Global yaitu kota yang maju dan terbuka terhadap dunia,namun tetap berakar kuat pada budaya,karakter dan nilai nilai luhur bangsa.

" Secara visual logo kontingen DKI Jakarta mengusung konsep perpaduan antara identitas budaya lokal dan semangat modernitas Bentuk dasar logo terinspirasi dari rumah adat betawi yang melambangkan akar budaya serta jati diri masyarakat Jakarta. " Ujar Kak Risnamurti.

Selain itu elemen khas daerah turut dihadirkan dalam disain logo seperti ondel ondel, elang bondol serta Monumen nasional (Monas). Ondel ondel dimaknai sebagai simbol perlindungan dan edititas budaya, elang bondol mencerminkan ketangguhan,dan daya saing, sementara Monas menjadi lambang persatuan dan kebanggaan nasional.

" Penggunaan warna dalam, logo juga memiliki filosofi tersendiri, Warna merah, ungu dan hijau terinspirasi dari kembang kelape,yang menjadi simbol khas betawi sekaligus Meresptesentstatif semangat Gerakan Pramuka, warna tersebut menggambarkan semangat, kreativitas serta pertumbuhan yang dinamis " Kata Risna.

Warna kuning melambangkan optimisme,kejayaan dan harapan akan prestasi, sedangkan warna coklat mencerminkan kesederhanaan ,ketangguhan,serta nilai dasar kepramukaan.

" Melalui peluncuran logo tersebut, Kwarda DKI Jakarta, kontingen yang akan mengikuti Jamnas XII mampu membawa semangat kebanggaan daerah menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, serta berkontribusi dalam memperkuat persatuan generasi muda Indonesia " harapnya.

Berita terkait

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Semangat Sumpah Pemuda, Generasi Muda Sleman Diajak Wujudkan Aksi Nyata Bela Negara

Sleman-Spektroom : Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan setiap tahun, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda didorong mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow Pasar Bela

Fatmawaty, Bian Pamungkas
BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

BULOG Kanwil Yogyakarta Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP hingga Banyumas dan Magelang

Yogyakarta-Spektroom : Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta mengintensifkan pengawasan penyaluran beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi beras berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta tepat sasaran hingga wilayah Banyumas dan Magelang. Untuk memperkuat pengawasan, BULOG Kanwil Yogyakarta telah membentuk

Fatmawaty, Bian Pamungkas
231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

231 RW di Surabaya Diajak Tanam Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan ruang terbatas di lingkungan permukiman untuk menanam cabai. Gerakan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, menanam

Bian Pamungkas