Trending

Lolos Seleksi Program Pertukaran Pemuda, Empat Pemuda Papua Diharapkan Dapat Berbagi Pengetahuan Dengan Sesama

Lolos Seleksi Program Pertukaran Pemuda, Empat Pemuda Papua Diharapkan Dapat Berbagi Pengetahuan Dengan Sesama
Keterangan pers plt.Kadis olahraga & Pemuda Papua Laurens Wantik. (foto: Tony Teniwut)

Jayapura-Spektroom : Empat pemuda Papua lolos program pertukaran pemuda tingkat nasional dan internasional pada 2026. Dari keempat pemuda itu, dua peserta mengikuti program di Australia dan Jepang, sedangkan dua lainnya mengikuti kegiatan di dalam negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Laurens Wantik, mengatakan program tersebut merupakan kerja sama pemerintah daerah dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Program ini membuka kesempatan bagi pemuda Papua mengikuti kegiatan pertukaran dan pembelajaran di luar negeri maupun dalam negeri.

"Untuk program internasional, dua peserta Papua berhasil lolos seleksi tahun ini. “Dari kuota yang diberikan, ya sekitar 10, hanya lulus dua orang,” kata Laurens, Senin, 2 November 2026.

Kedua peserta dimaksud adalah Ellaboge Mulyani Uaga yang mengikuti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP).Serta Yesika Wambrauw lolos program Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) di Jepang.

Berdasarkan dokumen Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Ellaboge dijadwalkan berangkat ke Australia pada 3 November 2026. Sedangkan Yesika dijadwalkan berangkat ke Jepang pada 1 Januari 2027.

Selain program internasional, dua pemuda Papua juga lolos kegiatan pertukaran dalam negeri melalui Wirasena Youth Camp 2026. Mereka adalah Theovanny Demianus Jacob Elsano Kowi dan Farah Arifa Handayani, keduanya berasal dari Kabupaten Keerom.

Laurens menjelaskan, kemampuan bahasa Inggris dan penyusunan paper menjadi tantangan dalam seleksi program internasional. “Salah satu yang banyak gugur itu bahasa Inggris. Yaa.. bahasa Inggris tuh mereka pasang IELTS itu sekitar lima lebih, dan di situ banyak yang tidak bisa penuhi.”jelasnya.

Peserta program internasional akan mengikuti kegiatan selama satu bulan di negara tujuan, sehingga dapat memperoleh bekal pengetahuan serta pengalaman mengikuti program pendidikan di luar negeri.

iapun berharap agar pengtahuan dan pengalaman yang diperoleh, nantinya dapat diterapkan melalui kegiatan pemberdayaan setelah peserta kembali ke Papua.

Berita terkait

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP