LPP RRI Padang Memberi Ruang Bagi Pensiunan Tetap Eksis

LPP RRI Padang Memberi Ruang Bagi Pensiunan Tetap Eksis
Kepala LPP RRI Padang Yulian S. Saaba pada acara Halal bihalal PPRRI, di Auditorium RRI Padang (Foto: Diah Utami/Spektroom)

Padang-Spektroom : Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Padang mendukung penuh eksistensi pensiunan, khususnya anggota Persatuan Pensiunan Radio Republik Indonesia (PPRRI) Padang, dengan merancang program siaran khusus yang dipandu langsung oleh mereka.

Hal itu disampaikan oleh Kepala LPP RRI Padang, Yulian S. Saaba, SH ketika diwawancarai Spektroom usai memberikan sambutan dalam acara Halal bihalal PPRRI, di Auditorium RRI Padang, Selasa (7/4/2026).

Lebih jauh dikatakannya, langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi agar pensiunan tetap produktif dan berkontribusi. Program tersebut memberikan wadah bagi pensiunan untuk menyalurkan pengalaman dan keahlian mereka selama ini.

"Kita mencoba menggagas sebuah program untuk bagaimana penyiar-penyiar lama ibaratnya turun gunung lagi untuk membawakan acara-acara favoritnya waktu itu, supaya mereka bersiaran kembali, karena sesungguhnya seorang penyiar di dalam jiwanya bagaimana pun juga akan tetap menjadi seorang penyiar sampai kapanpun," terangnya.

Anggota PPRRI Padang sedang mengikuti ceramah halal bihalal. (Foto: Rafles/Spektroom)

Disamping itu, menurut Yulian S. Saaba inisiatif rancangan program tersebut juga bertujuan menjaga kesehatan mental dan spiritual pensiunan agar tetap aktif dan berinteraksi sosial. Sekaligus bisa menjadi tauladan bagi generasi muda.

"Dengan adanya program tersebut, juga dapat menjadi motivasi bagi penyiar-penyiar muda kita," ujarnya.

Program kolaborasi tersebut, bentuk komitmen dan dukungan dari LPP RRI Padang terhadap para pensiunan RRI dalam berkiprah dan tetap eksis. Melalui kegiatan siaran dimaksud juga membuktikan bahwa pengabdian tidak berhenti setelah pensiun.

Ketua Persatuan Pensiunan Radio Republik Indonesia (PPRRI) Padang Heranof Firdaus menyambut baik program inisiatif yang digagas Kepala Stasiun tersebut. Pihaknya menilai hal itu sejalan dengan pandangan bahwa pertemuan dan aktivitas sosial, seperti siaran, penting untuk melepas rindu serta menjaga kesehatan mental lansia.

Sehubungan dengan itu, Heranof Firdaus menjelaskan, dalam waktu dekat PPRRI Padang juga akan segera merealisasikan program silaturahmi 3 kota, yakni PPRRI Padang, PPRRI Bukittinggi, dan PPRRI Pekanbaru yang sempat tertunda karena bencana banjir dan longsor yang melanda pulau Sumatera beberapa waktu lalu.

"Kita akan rundingkan kembali perihal siapa yang akan menjadi tuan rumah dari kegiatan silaturahmi PPRRI 3 kota yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang. Kita berharap semua yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan lancar," tutupnya.

Halal bihalal PPRRI Padang di Auditorium RRI Padang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban, diikuti 50 orang anggota serta diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Pasman Yendra, M.Pd dan makan siang bersama.

Berita terkait

Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Ribuan Pedagang Pasar pada Sabtu-Minggu

Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Ribuan Pedagang Pasar pada Sabtu-Minggu

Banyuwangi-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat bawah. Kali ini, keberpihakan itu ditujukan kepada ribuan pedagang pasar rakyat yang tersebar di seluruh pasar se-Banyuwangi, dengan membebaskan retribusi setiap hari Sabtu dan Minggu. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, program ini sebagai bentuk dukungan bagi pedagang pasar tradisional. "Pemkab

Julianto