Lumajang Berbenah, Proyek Peningkatan Jalan Sumberwuluh–Gunung Sawur Mulai Dikerjakan

Lumajang Berbenah, Proyek Peningkatan Jalan Sumberwuluh–Gunung Sawur Mulai Dikerjakan
Proyek peningkatan ruas Jalan Poncosumo yang menghubungkan Sumberwuluh dengan Gunung Sawur Lumajang. (Foto : Dok. KIM - Desa Sumberwuluh)

Spektroom - Kabar gembira datang bagi warga Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang. Proyek peningkatan ruas Jalan Poncosumo yang menghubungkan Sumberwuluh dengan Gunung Sawur resmi dimulai sejak 17 Oktober 2025. Akses vital ini diharapkan akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.

Pekerjaan peningkatan jalan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.889.500.581. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender sejak dimulainya proyek.

Peningkatan kualitas jalan ini menjawab harapan warga atas kondisi jalan yang sebelumnya kerap rusak, terutama saat musim hujan, sehingga sering menghambat aktivitas pertanian dan transportasi sehari-hari.

Salah satu warga Dusun Poncosumo, Mansur, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya proyek tersebut.
“Alhamdulillah, jalan sudah mulai dikerjakan. Kami warga merasa sangat terbantu dan bersyukur. Dengan jalan yang bagus, akses kami lebih mudah, baik untuk mengangkut hasil bumi maupun menuju sekolah dan fasilitas kesehatan,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Lumajang, Senin (27/10/2025).

Mansur juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah Kabupaten Lumajang.
“Terima kasih kepada Bupati Lumajang, Bunda Indah, dan Wakil Bupati Mas Yuda. Beliau berdua telah mendengarkan aspirasi kami. Ini bukti nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan di desa,” tambahnya.

Proyek peningkatan Jalan Sumberwuluh–Gunung Sawur menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jalan yang baik akan menjadi penopang utama aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik di kawasan pedesaan.

Warga pun berharap pekerjaan berjalan lancar sesuai jadwal dan menghasilkan hasil yang berkualitas. Dukungan serta partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan menjadi kunci keberhasilan menuju Lumajang yang lebih maju dan berkeadilan. (Yul)

Berita terkait

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Dua Perusahaan Bersatu Hadang Karhutla di Ketapang, Sekat Bakar Dibangun di Perbatasan Konsesi

Ketapang - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di tengah musim kemarau mendorong PT Mayawana Persada dan PT Jalin Vaneo memperkuat langkah pencegahan secara bersama-sama. Kedua perusahaan pemegang konsesi hutan tersebut membangun sekat bakar atau firebreak di kawasan perbatasan konsesi, Selasa (15/9/2026)

Apolonius Welly, Buang Supeno
7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

7 Fraksi DPRD Kalteng Desak RAPBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka di Atas Kertas

Palangka Raya-Spektroom: Tujuh fraksi DPRD Kalimantan Tengah mengingatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar RAPBD 2027 tidak berhenti sebagai deretan angka dalam dokumen anggaran. Mereka menuntut setiap rupiah anggaran memiliki sasaran yang jelas dan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Pandangan itu disampaikan tujuh fraksi DPRD Kalteng dalam Rapat Paripurna Ke-6 Masa

Polin, Buang Supeno
ссс