Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang Kampus Lumajang Ikuti Kuliah Umum Perdana

“Kalau hanya pintar, banyak orang pintar. Tetapi yang sukses adalah mereka yang bermental tangguh, tidak mudah menyerah, dan punya integritas. Itu yang akan menjadikan kalian alumni Polinema yang unggul dan dibutuhkan.”

Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang Kampus Lumajang Ikuti Kuliah Umum Perdana
Mahasiswa baru Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang mengikuti kuliah umum perdana di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Kamis (28/8/2025). (Foto : Dok. Kominfo Lumajang)

Spektroom – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menitipkan pesan penting bagi mahasiswa baru: masa studi adalah momentum emas yang harus dimanfaatkan dengan disiplin, kerja keras, mentalitas positif, dan konsistensi dalam belajar. Hal itu disampaikan Bunda Indah pada kuliah umum perdana mahasiswa baru Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (28/8/2025).

Bunda Indah menegaskan, kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Justru, daya tahan mental, keuletan, dan kemampuan menjaga ritme belajar menjadi faktor penentu keberhasilan.

“Belajar keras dan disiplin adalah kunci sukses. Jangan hanya cerdas, tapi juga harus konsisten dan berkomitmen untuk lulus tepat waktu. Itulah yang akan membedakan kalian dengan yang lain,” pesan Bunda Indah di hadapan mahasiswa baru.

Ia menambahkan, disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu di kelas, tetapi juga tentang komitmen pribadi dalam mengelola waktu, menjaga fokus, serta menyelesaikan setiap tahapan studi sesuai target. Menurutnya, mahasiswa yang mampu menanamkan nilai tersebut sejak dini akan lebih siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.

“Kalau hanya pintar, banyak orang pintar. Tetapi yang sukses adalah mereka yang bermental tangguh, tidak mudah menyerah, dan punya integritas. Itu yang akan menjadikan kalian alumni Polinema yang unggul dan dibutuhkan,” tegasnya.

Pesan ini relevan dengan semangat Polinema sebagai perguruan tinggi vokasi, yang menekankan keterampilan sekaligus karakter kerja. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pekerja, tetapi juga calon inovator dan penggerak pembangunan.

Bunda Indah berharap, melalui pola pikir positif dan konsistensi dalam belajar, mahasiswa Polinema Lumajang akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja, membawa perubahan, dan berkontribusi nyata bagi daerah.

“Lumajang membutuhkan SDM unggul yang siap bersaing di tingkat global, tapi tetap punya akar karakter lokal yang kuat. Polinema harus menjadi kawah candradimuka lahirnya generasi itu,” pungkasnya.

Dengan penekanan pada disiplin, kerja keras, dan konsistensi, kuliah umum perdana ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pijakan strategis bagi mahasiswa baru untuk membangun mentalitas sukses sejak awal perjalanan akademiknya. (MC Kab. Lumajang/Yul)

Berita terkait

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengelolaan sampah dari sumber melalui sistem pilah, angkut, dan olah. Kebijakan ini diarahkan agar sampah tidak sekadar dikumpulkan dan dibuang, tetapi dipilah sejak dari rumah untuk kemudian dikelola sesuai jenisnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pilot Project Pengelolaan Sampah Kolaboratif di RW 06,

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Jakarta-Spektroom : Gelaran Bazar Green Tourism Festival 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan kampanye wisata berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 26-27 September 2026 itu juga menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hasilnya cukup menggembirakan. Bazar yang melibatkan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
ссс