Trending

Mahasiswa Kalbar Diminta Jadi Pemeran Utama Ekonomi Daerah

Mahasiswa Kalbar Diminta Jadi Pemeran Utama Ekonomi Daerah
Wagub Kalbar Krisantus mengukuhkan Badan Koordinasi Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Kalimantan Barat . Foto : Adpim Pemprov Kalbar

Spektroom – Semangat kewirausahaan mahasiswa Kalimantan Barat memasuki fase baru.

Badan Koordinasi Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Kalimantan Barat (BAKORDA HIPMI PT Kalbar) Periode 2026–2028 resmi dikukuhkan di Aula Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (12/02/2026).

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi kemahasiswaan.

Di tengah tantangan ekonomi dan kompetisi global, kehadiran HIPMI PT Kalbar diposisikan sebagai motor penggerak lahirnya pengusaha muda kampus yang mampu mengelola potensi daerah secara konkret.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa Kalbar memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, perikanan hingga industri kreatif berbasis kearifan lokal. Namun, ia mengingatkan generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

“Saya ingin anak-anak muda, pengusaha-pengusaha muda HIPMI PT ini menjadi pemeran utama, bukan pemeran figuran dalam mengelola sumber daya alam Provinsi Kalimantan Barat,” tegas Krisantus di hadapan para pengurus yang dilantik.

Menurutnya, peluang besar hanya akan bermakna jika dibarengi keberanian mengambil langkah. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak ragu memulai usaha, termasuk memanfaatkan akses pembiayaan seperti kredit modal usaha dari bank daerah maupun lembaga perbankan lainnya.

Krisantus juga memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap kepengurusan baru HIPMI PT Kalbar, sepanjang organisasi dijalankan secara profesional dan konsisten hingga akhir masa jabatan.

“Selamat bertugas, Laksanakan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai pengurus. Kalimantan Barat ini memiliki banyak kesempatan asal kita kreatif,” ujarnya.

Ketua Umum BAKORDA HIPMI PT Kalbar Periode 2026–2028, Bintang Nugrah Pratama, menyebut pengukuhan ini sebagai momentum penting bagi mahasiswa di seluruh Kalbar untuk mulai membangun kapasitas kewirausahaan sejak di bangku kuliah.

“Kabar bahagia untuk anak-anak Kalimantan Barat. Mulai sekarang kita sudah memiliki wadah yang baik untuk mengasah skill entrepreneur dan membangun kemampuan kewirausahaan.
HIPMI PT hadir untuk teman-teman Kalbar,” katanya.

Ke depan, HIPMI PT Kalbar akan memfokuskan program pada edukasi nilai-nilai kewirausahaan di kampus serta penguatan jejaring antar-mahasiswa pelaku usaha.

Dalam waktu dekat, organisasi ini juga menyiapkan Ramadan Fest berupa bazaar terpusat di Kota Pontianak yang melibatkan berbagai kampus. Konsepnya, kata Bintang, menyerupai pasar juadah dengan stand-stand mahasiswa dari lintas perguruan tinggi.

Langkah ini diharapkan menjadi ruang uji pasar sekaligus membangun mental wirausaha mahasiswa.

Dengan kepengurusan baru ini, HIPMI PT Kalbar ditantang tidak hanya mencetak wirausahawan muda, tetapi juga melahirkan generasi yang berani mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal Kalimantan Barat.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles