Mahasiswa KKN Kolaboratif Membantu Proses Pendataan Calon Penerima Bantuan RTLH

Mahasiswa KKN Kolaboratif Membantu Proses Pendataan Calon Penerima Bantuan RTLH
Verifikasi dan validasi calon penerima bantuan RTLH di Jember (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap 33 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur pada Kamis, (13/08/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi rumah dan data calon penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Verval menyasar empat lingkungan di wilayah Kelurahan Kebonsari, yakni Lingkungan Krajan, Sumberdandang, Sumberpakem, dan Sadengan. Dari total 33 RTLH yang diverifikasi, sebanyak 16 rumah berada di Lingkungan Sumberpakem, 11 rumah di Sumberdandang, empat rumah di Krajan, dan dua rumah di Sadengan.

Proses verifikasi dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga untuk melihat kondisi fisik hunian sekaligus memastikan dengan data yang menjadi dasar calon penerima bantuan. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa KKN Kolaboratif yang membantu proses pendataan, observasi kondisi rumah, serta dokumentasi di lapangan.

Mahasiswa kolaboratif verval calon penerima bantuan RTLH (Foto Diskominfo Jember)

Keterlibatan mahasiswa KKN Kolaboratif diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pendataan sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami persoalan sosial masyarakat secara langsung. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa dapat belajar melihat kondisi masyarakat dari dekat serta berkontribusi dalam kegiatan pelayanan dan pendataan di tingkat kelurahan.

Lurah Kebonsari Edy Hariyanto mengatakan, verval dilakukan sebagai bagian dari tahapan penyiapan data calon penerima bantuan RTLH. Dari 33 rumah yang menjadi sasaran pendataan, sebanyak sembilan rumah masih belum diverifikasi dan akan ditindaklanjuti dalam proses berikutnya.

“Verval ini dilakukan untuk calon penerima bantuan RTLH. Ada 33 RTLH yang kami lakukan verval, dan dari jumlah tersebut masih ada sembilan yang belum diverifikasi. Kami berharap melalui verval ini, rumah masyarakat miskin yang tidak layak huni bisa mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumahnya,” ungkap Edy.

Menurut Edy, verifikasi di lapangan penting dilakukan agar bantuan nantinya dapat diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Pemeriksaan kondisi rumah secara langsung juga menjadi bagian penting untuk memperoleh data yang lebih akurat sebagai bahan pengusulan bantuan.

Ia berharap program bantuan RTLH dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga cakupan penerima manfaat dapat semakin luas.

“Kami berharap bantuan ini bisa berkelanjutan di tahun-tahun selanjutnya. Dengan demikian, masyarakat lain yang membutuhkan juga bisa mendapatkan manfaat dan memiliki hunian yang lebih layak,” harapnya.

Berita terkait

Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Jakarta-Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memblokir 7.908 iklan lowongan kerja luar negeri fiktif selama periode Januari hingga Agustus 2026. Ribuan konten penipuan tersebut diturunkan melalui patroli siber gabungan. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, khususnya pencari kerja

Rafles