Trending

Mahasiswa KKN UGM Kenalkan Insinerator Pembakar Sampah Minim Asap

Mahasiswa KKN UGM Kenalkan Insinerator Pembakar Sampah Minim Asap
KKN PPM Universitas Gadjah Mada Tim Gumilang Gunem menghadirkan inovasi teknologi insinerator pembakar sampah minim asap di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Minggu (08/02/2026)(Foto: Sigit)

Spektroom: Persoalan sampah yang tidak tertangani secara optimal berpotensi memicu berbagai permasalahan lingkungan, mulai dari pencemaran udara, penyumbatan saluran air yang menyebabkan banjir, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tim Gumilang Gunem menghadirkan inovasi teknologi sederhana berupa insinerator pembakar sampah minim asap di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Pengenalan insinerator ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang difokuskan pada penyediaan solusi pengelolaan sampah skala desa yang mudah diterapkan dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Dr. Sailal Arimi, M.Hum, menyampaikan bahwa program yang diusung mahasiswa KKN UGM selaras dengan persoalan lingkungan yang masih menjadi tantangan di banyak wilayah.

“Sampah merupakan salah satu mata rantai penyebab terjadinya banjir, polusi udara, serta lingkungan yang tidak sehat. Melalui insinerator ini, masyarakat dapat membakar sampah, khususnya sampah organik, dengan tingkat asap yang sangat minim,” ujarnya di pos KKN, Minggu (08/02/2026).

Insinerator tersebut dirancang dan diperkenalkan oleh mahasiswa KKN UGM, yakni Hafiz, Faruq, dan Kemal.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Kemal, menjelaskan bahwa alat ini berfungsi sebagai pembakar sampah dengan sistem pembakaran lebih sempurna sehingga mampu mengurangi volume sampah secara signifikan serta menekan emisi asap.

“Dengan proses pembakaran yang lebih terkendali, sisa polusi dapat diminimalkan. Hal ini diharapkan mendukung kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Desa Panohan, Amir, menyambut positif inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN UGM tersebut. Menurutnya, insinerator minim asap ini memiliki keunggulan karena mudah dibuat dan diaplikasikan oleh warga.

“Kami mengapresiasi adik-adik KKN UGM yang telah mengenalkan dan mempraktikkan insinerator pembakar sampah minim asap ini. Alat ini memberikan alternatif pengelolaan sampah yang lebih aman karena asapnya terkendali dan tidak mengganggu pernapasan warga sekitar,” tuturnya.

Melalui inovasi sederhana namun aplikatif ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan yang dimulai dari tingkat desa.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles