Trending

Mahasiswa USM Tembus Seleksi Ajang Solana Startup Village 2026.

Mahasiswa USM Tembus Seleksi Ajang Solana Startup Village 2026.
Tujuh mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi USM lolos seleksi ajang Solana Startup Village 2026. (Foto: Neswpool)

Semarang-Spektroom: Sebanyak tujuh mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM) berhasil menembus tim pengembang blockchain internasional setelah lolos seleksi ajang Solana Startup Village 2026.

Pembina USM Blockchain Campus Club (USMBCC) Febrian Wahyu Christanto mengatakan, ketujuh mahasiswa USM yang lolos terdiri atas lima mahasiswa melalui jalur student dan dua melalui jalur umum.

“Untuk jalur student ada Azmi Maulana F, Ajik Dewantoro, Dinda Bunga Alfareza, Muhammad Nur Irfan, dan Daniyal Faridudin Nayf. Sementara jalur umum diikuti Destriani Rahayu dan Ikhwanul Husna,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis, 30 April 2026.

Program tersebut diinisiasi Superteam Indonesia, komunitas yang mewadahi developer, builder, dan kreator dalam mengembangkan produk global berbasis ekosistem blockchain Solana.

Sebanyak 60 peserta dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam kegiatan ini.

Mereka terbagi dalam dua jalur, yakni 30 peserta jalur mahasiswa dengan fasilitas penuh, serta 30 peserta jalur umum yang telah memiliki proyek profesional di ekosistem Solana.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dan workshop dari para mentor berpengalaman seperti Steven Wijaya, Mario Nurcahyanto, Dean Little, Shafi Karim, dan Notorious DEV.

Selain itu, mereka juga mengikuti Ideathon, kompetisi intensif untuk mengembangkan ide dan purwarupa proyek Web3.

Menurut Febrian, dalam Ideathon peserta dibagi ke dalam tim kecil beranggotakan empat orang secara acak dari kedua jalur.

Kompetisi tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni Real World Asset (RWA), Decentralized Finance (DeFi), dan Customer Apps.

“RWA berfokus pada tokenisasi aset fisik ke dalam bentuk digital di blockchain. DeFi mengembangkan layanan keuangan tanpa perantara, sedangkan Customer Apps menitikberatkan pada aplikasi Web3 untuk kebutuhan pengguna sehari-hari,” jelasnya.

Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan Demo Day untuk menentukan pemenang. Sejumlah mahasiswa FTIK USM yang tergabung dalam 15 tim berhasil meraih prestasi. Ikhwanul Husna meraih juara 1 kategori Customer Apps melalui proyek Warung Agent dengan insentif 600 dolar AS. Azmi Maulana F juga meraih juara 1 kategori RWA lewat proyek Nusa Harvest dengan insentif serupa.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP