Mahyeldi: Unand Harus Lahirkan Inovator Energi, Bukan Sekadar Pengguna

Mahyeldi: Unand Harus Lahirkan Inovator Energi, Bukan Sekadar Pengguna
Gubernur Sumbar Mahyeldi diwawancarai wartawan usai acara Pertamina Goes to Campus 2026, di Padang (Foto: Biro Adpim)

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong Universitas Andalas (Unand) menjadi pusat inovasi energi masa depan.

Menurutnya, masa depan energi daerah tidak cukup mengandalkan sumber daya alam, tetapi harus ditopang penguasaan teknologi, riset, dan SDM unggul.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Unand, Jumat (4/9/2026).

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Pertamina, Unand, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan dunia usaha.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta teknologi, tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi generasi yang mampu merancang sistem energi yang lebih bersih, efisien, mandiri, dan berkelanjutan,” tegas Mahyeldi.

Ia menyebut Sumbar memiliki potensi energi terbarukan, termasuk energi angin. Namun potensi itu baru bisa menjadi kekuatan ekonomi jika ada riset, investasi, teknologi, dan SDM yang mengelola. Karena itu Unand diharapkan melahirkan gagasan, teknologi, dan ahli di bidang energi terbarukan.

Mahyeldi juga menyoroti pentingnya sistem energi tangguh bencana dan pemerataan akses energi hingga wilayah terpencil. Ia mencontohkan rencana pembangunan tenaga surya di Mentawai.

“Kita akan mempersiapkan tenaga surya di Mentawai. Tidak mungkin industri bergerak dan ekonomi lebih cepat kalau ketersediaan energi masih belum terjamin,” katanya.

Rektor Unand Efa Yonnedi mengapresiasi PGTC sebagai ruang kolaborasi akademisi dan industri. Ia menyebut kegiatan ini penting menyiapkan generasi muda menjadi inovator dan peneliti solusi perubahan iklim.

Vice President Pertamina Rifky Rahman Yusuf menegaskan PGTC adalah jembatan sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan generasi muda untuk mempercepat transformasi energi Indonesia.

Berita terkait

Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Jakarta - Spektroom: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam pembangunan desa. Hal itu disampaikan Yandri Susanto pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang penyelenggaraan Ruang Bersama Indonesia (RBI) untuk pemberdayaan

Anggoro AP
Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Ambon-Spektroom : Kerja sama Indonesia dan Selandia Baru di sektor energi terbarukan memasuki babak baru. Setelah berjalan sekitar lima tahun dan sempat terganggu pandemi Covid-19, kedua negara kini menyiapkan fase kedua program untuk memperluas akses listrik, memperkuat sumber daya manusia, sekaligus mendorong masyarakat Maluku menjadi pelaku utama pengembangan energi bersih. Komitmen

Eva Moenandar, Julianto