Manfaat Batang Pisang Memiliki Penguatan Ekonomi Ditangan Generasi Muda
Bulukumba- Spektroom :Batang pisang selama ini bagi kalangan masyarakat masih sering dianggap sebagai limbah,padahal kalau dikelola dengan baik masih memiliki nilai ekonomi yang bisa meningkatkan pendapatan warga. Seperti halnya di Desa Salasae Kabupaten Bulukumba banyak ditemukan batang pisang yang dibuang begitu saja karena sudah dianggap sampah. Potensi ini mendapat perhatian dari Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis FEB UMI Makassar untuk melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat PKM 2026 dengan melakukan pelatihan terhadap masyarakat setempat.
Dr.Taupan Alwany SE. M.Si. Salah seorang Dosen FEB UMI Makassar mengungkapkan pihaknya melakukan PKM Kamis (24 /9/2026) dengan thema "Strategi pemberdayaan komunitas melalui inovasi produk batang pisang dalam mendukung ekonomi inklusif dan berkelanjutan."

Menurut Taupan,Sasaran PKM yaitu kelompok masyarakat produktif yang memiliki potensi pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal ,hususnya pemamfaatan limbah pisang menjadi kerajinan tangan seperti tas dan semacamnya. Menurut Taupan langkah ini dilakukan karena lemahnya kemampuan managemen usaha masyarakat,minimnya inovasi produk serta belum optimalnya penguatan ekonomi komunitas berbasis potensi lokal.
Menurutnya, program ini mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal ,pengurangan limbah pertanian,serta penguatan ekonomi komunitas desa secara berkelanjutan dan relevan dengan pencapaian Sustaibable Developmen Goal. SDGs,khususnya SDG tanpa kemiskinan, pekerjaan layak,tanpa kelaparan dan pendidikan berkualitas.

Sementara itu Warda,seorang remaja Putri sangat merespon baik pelatihan ini karena mendapat ilmu bagaimana memanfaatkan limbah batang pisang tersebut. " Agar dimasa datang bisa lagi diajarkan hal lain yang dapat menambah ilmu dengan memanfaatkan potensi yang ada di pedesaan. Sehingga bisa bermanfaat bagi para generasi muda untuk mendapatkan cuan yang lebih untuk keberlangsungan hidup" ucapnya berharap.