Trending

Menanggalkan Masa Lalu, Memeluk Masa Depan: Saat Narasi RMS Tak Lagi Memiliki Tempat di Maluku

Menanggalkan Masa Lalu, Memeluk Masa Depan: Saat Narasi RMS Tak Lagi Memiliki Tempat di Maluku
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, S.I.P, M.Han, saat berada ditengah-tengah masyarakat. (Foto: Pendam 15)

Ambon-Spektroom : Kondisi keamanan di Maluku saat ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Jika tahun-tahun sebelumnya masyarakat sering merasa khawatir akan adanya gangguan keamanan saat memasuki bulan April, tahun ini suasananya sungguh berbeda. Rakyat Maluku justru semakin kompak dan tidak lagi terpengaruh oleh isu-isu lama yang dibawa oleh kelompok Republik Maluku Selatan (RMS).

​Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, S.I.P., M.Han., menyatakan bahwa Maluku kini telah memasuki era baru yang lebih damai dan produktif. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menjaga persaudaraan jauh lebih kuat dibandingkan ajakan untuk berpecah belah yang diusung oleh kelompok tertentu.

​Mayjen TNI Dodi Triwinarto menjelaskan bahwa gerakan seperti RMS sebenarnya hanya akan membawa kerugian bagi masyarakat Maluku sendiri. Alih-alih membawa kemajuan, pergerakan tersebut justru berisiko merusak kedamaian yang sudah susah payah dibangun bersama setelah masa lalu yang kelam. Saat ini, fokus utama adalah membangun ekonomi dan masa depan anak cucu, bukan lagi terjebak dalam angan-angan masa lalu yang tidak relevan.

​Pangdam menekankan bahwa kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan setiap warga bisa tidur dengan nyenyak dan bekerja dengan tenang. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang secara mandiri menolak segala bentuk provokasi.

​"Saya melihat semangat persatuan warga Maluku tahun ini luar biasa hebat. Rakyat sudah cerdas dan tidak mau lagi dibohongi oleh janji-janji kosong atau gerakan yang hanya ingin memecah belah kita. Maluku adalah bagian yang sangat berharga dari Indonesia. Mari kita jaga kedamaian ini karena hanya dengan kondisi yang aman, kita bisa membangun sekolah, memperbaiki jalan, dan meningkatkan ekonomi keluarga kita. Jangan biarkan ada satu pun pihak yang merusak rasa persaudaraan 'Pela Gandong' yang kita cintai ini," tegas Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Sabtu (25/4/2026)

​Kondisi di lapangan menunjukkan aktivitas pasar, pelabuhan, dan perkantoran berjalan normal tanpa ada ketegangan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengaruh RMS semakin tenggelam karena tidak mendapat tempat di hati generasi muda Maluku yang lebih memilih untuk maju dan bersaing di kancah nasional maupun internasional.

​Pemerintah dan aparat keamanan terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan yang ramah dan merangkul agar seluruh lapisan masyarakat tetap merasa bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Eva. M/Pendam 15)

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles