Menembus Gambut, Menghubungkan Harapan: Jalan Pelang–Sungai Kepuluk Diresmikan

Menembus Gambut, Menghubungkan Harapan: Jalan Pelang–Sungai Kepuluk Diresmikan
Ditandai dengan Pengguntingan Pita, Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan ruas jalan Pelang - Sungai Kepuluk sepanjang 17 kilometer. (Foto : M.Saad)

Ketapang-Spektroom : Di tengah hamparan tanah gambut yang selama ini menjadi tantangan pembangunan, secercah harapan kini terbentang di ruas Jalan Pelang Sungai Kepuluk.

Jalan sepanjang kurang lebih 17 kilometer itu akhirnya diresmikan oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Sabtu (04/04/2026), menjadi simbol kerja keras sekaligus harapan baru bagi masyarakat setempat.

Bagi warga Kecamatan Pelang, jalan ini bukan sekadar infrastruktur tapi urat nadi yang selama ini dinanti
Penghubung aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga jalur yang memperpendek waktu tempuh menuju layanan kesehatan.

Di sekitar lokasi peresmian, tepatnya dekat kawasan Cafe Merah, warga tampak berkumpul, sebagian mengabadikan momen, sebagian lainnya sekadar menyaksikan dengan wajah penuh harap.

“Dulu kalau hujan, jalan ini sulit dilalui. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ujar seorang warga yang hadir, menggambarkan perubahan yang dirasakan meski pembangunan belum sepenuhnya rampung.

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo mengungkapkan bahwa pembangunan jalan di kawasan gambut bukan perkara sederhana.

Tanah yang labil memaksa penggunaan konstruksi khusus berupa tiang pancang, yang membuat biaya pembangunan melonjak signifikan.

“Untuk satu kilometer saja bisa mencapai sekitar Rp40 miliar,” jelasnya.

Angka yang tidak kecil bagi keuangan daerah, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran.

Namun di balik keterbatasan itu, tersimpan komitmen yang tak surut.

Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berupaya membuka akses wilayah-wilayah lain, dari pedalaman seperti Sandai dan Sungai Laur hingga kawasan pesisir.

Harapannya sederhana namun mendalam: tidak ada lagi daerah yang merasa terisolasi.

Di sisi lain, semangat gotong royong juga menjadi bagian penting dari cerita ini.

Keterlibatan pihak swasta dalam mendukung pembangunan menjadi bukti bahwa kemajuan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kolaborasi bersama.

“Kehadiran investasi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Meski jalan ini telah diresmikan, perjalanan masih panjang. Pemerintah daerah menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, ruas Jalan Pelang–Sungai Kepuluk dapat sepenuhnya layak dilalui tanpa kendala berarti.

Perbaikan akan terus dilakukan, terutama di titik-titik yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Bagi masyarakat Pelang, jalan ini lebih dari sekadar proyek pembangunan melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Berita terkait

Rumah Zakat Salurkan 31 Paket Bingkisan Yatim dan Superqurban untuk Anak Yatim Dhuafa Pasca Lebaran

Rumah Zakat Salurkan 31 Paket Bingkisan Yatim dan Superqurban untuk Anak Yatim Dhuafa Pasca Lebaran

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin–Spektroom : Pasca Hari Raya Idul Fitri, Rumah Zakat Kalimantan Selatan menyalurkan 31 paket Bingkisan Yatim kepada anak yatim dhuafa di Gang Nuruddin, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat. Program ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dhuafa, sekaligus menjaga semangat kepedulian meskipun momentum Lebaran

Junaidi
DJP Berikan Penghapusan Sanksi Administratif bagi Wajib Pajak Badan Tahun Pajak 2025

DJP Berikan Penghapusan Sanksi Administratif bagi Wajib Pajak Badan Tahun Pajak 2025

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin–Spektroom : Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara penegakan kepatuhan dan pemberian kemudahan bagi Wajib Pajak melalui kebijakan penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan Tahun

Junaidi