Mengintip Kesiapan Warga Wringinagung, Calon Penerima Bantuan Tematik KKP Siap Naik Kelas

Mengintip Kesiapan Warga Wringinagung, Calon Penerima Bantuan Tematik KKP Siap Naik Kelas
Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kelompok masyarakat calon penerima bantuan tematik nasional. (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Sektor perikanan di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, bersiap menghadapi babak baru. Langkah ini menyusul kunjungan lapangan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kelompok masyarakat calon penerima bantuan tematik nasional.

Proses verifikasi lapangan tersebut berfokus pada kesiapan sarana, prasarana, serta komitmen riil kelompok pembudidaya dan pengolah ikan setempat. Penilaian dipimpin langsung oleh perwakilan tim pusat KKP, Hafis, dengan didampingi oleh fungsional Dinas Perikanan Kabupaten Jember, Rizky Dewantara, S.Pi. Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa potensi perikanan lokal Wringinagung layak mendapat dukungan di skala nasional.

Saat meninjau lokasi, tim verifikasi disambut antusiasme warga yang memaparkan pengelolaan kolam, kesiapan lahan, hingga manajemen internal kelompok secara transparan. Kesiapan ini menegaskan bahwa warga Wringinagung memiliki modal sosial dan teknis yang kuat, bukan sekadar menunggu uluran tangan, melainkan siap mengelola bantuan secara profesional.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kecamatan Jombang, Nivia Hertiana, S.AB., yang turut mendampingi jalannya verifikasi, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mengawal program ini.

"Tugas kami di tingkat kecamatan dan desa adalah memastikan potensi lokal seperti di Wringinagung ini tidak jalan di tempat. Bantuan tematik dari KKP ini bukan sekadar stimulus modal biasa, melainkan peluang besar bagi warga untuk mandiri, meningkatkan skala produksi, dan menggerakkan roda ekonomi desa secara nyata," ungkap Nivia, Jumat (17/07/2026).

Pemerintah desa setempat juga memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis lapangan telah dipersiapkan sejak jauh hari. Melalui verifikasi ini, kelompok pembudidaya diharapkan tidak hanya siap menerima bantuan fisik, tetapi juga memiliki peta jalan (roadmap) yang jelas untuk pengelolaan usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

Jika dinyatakan lolos verifikasi, bantuan tematik dari KKP diproyeksikan memicu transformasi besar di Wringinagung. Program ini akan mendorong modernisasi sektor perikanan dari skala rumahan tradisional menjadi usaha komersial yang produktif. Dengan sentuhan teknologi dan sarana yang tepat, produk perikanan desa ini diharapkan memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (budi s)

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Ternak Masih Berkeliaran di Kawasan Wisata Kandi, Pemkot Sawahlunto Mulai Bersikap Tegas demi Jaga Citra Pariwisata

Sawahlunto–Spektroom : Upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menjaga wajah destinasi wisata kembali diuji. Meski telah berulang kali diimbau, keberadaan ternak yang berkeliaran di kawasan wisata Kandi masih menjadi persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Peringatan Hari Koperasi Ke 79 Pemkab Bogor Dorong Kolaborasi Koperasi  Dengan UMKM

Peringatan Hari Koperasi Ke 79 Pemkab Bogor Dorong Kolaborasi Koperasi Dengan UMKM

Bogor-Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Momentum Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Bogor, dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola, pembinaan, serta mendorong kolaborasi koperasi dengan pelaku UMKM agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing.jumat (17/7/2026)

Asmari, Julianto