Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Tanah Datar - Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada Kamis (21/5/2026).
Menteri Dody mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah karena skala pembangunan yang besar dengan kebutuhan lahan mencapai sekitar 15 hektare.
“Sekolah ini cukup besar dan ditargetkan menampung sampai 3.000 siswa. Karena itu kami perlu dukungan Pemda dan Pemprov, terutama untuk lahan, perizinan, dan akses jalan,” kata Menteri Dody.
Menteri Dody menjelaskan saat ini PT Nindya Karya tengah melakukan pematangan lahan dan pembukaan akses jalan menuju lokasi.

“Pekerjaan terus dipercepat, tetapi juga tidak bisa sembarangan. Karena ini nanti high-rise building jadi kalau sembarangan juga takutnya nanti ambruk. Kondisi tanah juga mesti dicek dengan benar,” ujarnya.
Kementerian PU berkomitmen untuk memastikan penyelesaian Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II sebanyak 93 lokasi yang ditargetkan selesai pada tanggal 20 Juni 2026. Sebagai bentuk komitmen percepatan, Menteri PU juga melakukan pengawasan secara langsung di lapangan untuk memastikan akselerasi pekerjaan berjalan sesuai target,”ujar Dody
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar yang dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengurangi angka kemiskinan.

“Program ini sangat strategis untuk pendidikan dan pengentasan kemiskinan di daerah kami. Pemprov dan Pemkab siap mendukung penuh,” ujarnya.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan Pemkab Tanah Datar terus menyiapkan dukungan lahan dan administrasi untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat ini.
“Awalnya kami kesulitan mencari lahan, namun ada hibah dari masyarakat sehingga total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 16 hektare,” kata Bupati Tanah Datar.