Trending

Menteri PKP Maruarar Sirait Lapor Presiden Prabowo, Program 3 Juta Rumah Masuk Tahap Land Clearing dan Groundbreaking

Menteri PKP Maruarar Sirait Lapor Presiden Prabowo, Program 3 Juta Rumah Masuk Tahap Land Clearing dan Groundbreaking
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri PKP Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Selasa 9 Juni 2026 sore. (Foto: Setkab RI)

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait di Istana Merdeka pada Selasa sore, 9 Juni 2026.

"Turut hadir bersama Menteri PKP, Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia, Rino Santodiono Donosepoetro," tulis akun resmi FB Sekretariat Kabinet (Setkab) RI, Rabu (10/6/2026).

Suasana pertemuan Presiden Prabowo dan Menteri PKP Maruarar Sirait di Istana Merdeka. (Foto: Setkab RI)

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Maruarar melaporkan antara lain:

1. Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah.

2. Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking.

3. Termasuk rencana penambahan Program Bedah Rumah pada tahun 2027 guna memperluas jangkauan manfaat program bagi masyarakat yang membutuhkan, yang telah mendapat persetujuan Presiden.

Pemerintah terus mendorong program prioritas di sektor perumahan, termasuk pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, serta pengembangan skema pembiayaan perumahan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. (RRE/SetkabRI)

Berita terkait

Hari Santri Menag Berpesan Santri Bisa Jadi Apa Saja Serta Berkontribusi Bagi Kemajuan Bangsa

Hari Santri Menag Berpesan Santri Bisa Jadi Apa Saja Serta Berkontribusi Bagi Kemajuan Bangsa

Morotai-Spektroom : Santri didorong untuk tidak membatasi diri dalam meraih cita-cita, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia pada Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru