Meskipun Darurat, 360 Siswa SLBN Pembina Aceh Tamiang Mulai Kembali Belajar Pascabencana

Meskipun Darurat, 360 Siswa SLBN Pembina Aceh Tamiang Mulai Kembali Belajar Pascabencana
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin (Foto: Humas)

Spektroom - Aktivitas pembelajaran di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh Tamiang kembali dimulai hari ini, Senin (19/01/2026), setelah sempat terhenti akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Para siswa mulai kembali hadir ke sekolah meski dalam kondisi pembelajaran darurat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan dimulainya kembali proses belajar mengajar di SLBN Pembina Aceh Tamiang merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak yang selama sepekan terakhir berjibaku membersihkan lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini pembelajaran di SLBN Pembina Aceh Tamiang sudah bisa dimulai kembali. Ini berkat kerja keras para relawan yang tanpa lelah membantu membersihkan sekolah,” ujar Murthalamuddin.

SLBN Pembina Aceh Tamiang memiliki sekitar 360 siswa dengan kebutuhan khusus. Pascabanjir, kondisi sekolah sempat memprihatinkan karena masih tergenang air cukup parah, sehingga upaya pembersihan pada awalnya tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Sejak pekan lalu, berbagai unsur relawan turun langsung ke lokasi. Mereka berasal dari berbagai organisasi masyarakat seperti HAkA, para orang tua siswa, guru dan tenaga kependidikan setempat, serta relawan dari Buddha Tzu Chi dan sejumlah komunitas lainnya. Bersama-sama, mereka membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung agar sekolah layak digunakan kembali.

“Sebelumnya banyak relawan yang ingin membantu, namun kondisi genangan air yang masih tinggi membuat pembersihan belum memungkinkan. Setelah air surut, para relawan langsung bergerak cepat,” kata Murthalamuddin.

Dirinya menegaskan, para relawan tersebut memiliki peran besar dalam memulihkan kembali aktivitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Dalam situasi seperti ini, para relawan adalah pahlawan. Berkat mereka, anak-anak bisa kembali ke sekolah dan belajar, meskipun masih dalam keterbatasan,” ujarnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Murthalamuddin, akan terus melakukan pendampingan dan langkah lanjutan untuk memastikan proses pembelajaran di SLBN Pembina Aceh Tamiang dapat kembali berjalan normal seiring dengan tahapan pemulihan pascabencana.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  meraih Gelar  Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali meraih Gelar Doktor di Program pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng  Siap Operasional

Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng Siap Operasional

Spektroom - Tahapan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, resmi dituntaskan setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai 100 persen. Rampungnya pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa yang turun meninjau kondisi koperasi pada Jum'at, (30 /1/2026)

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti