Momen Hari Guru 2025 Berkah bagi Penjual Bunga

Momen Hari Guru 2025 Berkah bagi  Penjual Bunga
Sandi, menjajakan bunga di depan SMPN 51 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (24/11/2025)(Foto Spektroom)

Spektroom - Tahun 2025 ini, Hari Guru Nasional jatuh pada hari Selasa (25/11/2025). Penetapan tanggal ini merujuk pada momen bersejarah lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945.

Untuk merayakan hari guru, banyak sekolah, pemerintah daerah, hingga komunitas pendidikan memanfaatkan hari ini untuk memberikan apresiasi kepada guru melalui upacara khusus, pemberian penghargaan, atau kegiatan kreatif lain yang melibatkan para siswa.

Kegiatan ini tidak hanya membuat suasana sekolah lebih meriah, tetapi juga menjadi cara sederhana bagi siswa untuk menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru.

"Setangkai bunga ini untuk guru, biar seneng Ibu guru " ujar Ayla siswa kelss 2 SDN 01 Pondok Bambu, Jakarta Timur, kepada Spektroom, Senen (24/11/2025)

Momen Hari Guru Nasional menjadi berkah tersendiri bagi para penjual bunga, di mana banyak dari mereka meraih rezeki nomplok berkat lonjakan permintaan yang signifikan. Omzet penjualan buket bunga bisa meningkat hingga 100 persen atau bahkan lebih dibandingkan hari biasa.

"Alhamdulilah dari pagi hingga siang udah banyak orang tua bersama anaknya beli bunga buat guru di sekolah" kata Ssndi, pedagang bunga, Senin (24/2025)

Ia mengaku memanfaatkan momen hari guru menjajakan berbagai kreasi hiasan bunga bersama isteri nya di tiga lokasi SD dan SMP dengan harga Rp5.000,- hingga Rp17.000,-

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 mengusung dua tema resmi dari dua kementerian. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang menekankan peran guru sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Tema ini mengajak sekolah dan masyarakat untuk melihat guru sebagai penggerak perubahan, terutama di tengah tantangan kurikulum dan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kementerian Agama menetapkan tema “Merawat Semesta dengan Cinta”. Tema ini menyoroti pendidikan sebagai proses membangun nilai kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan keseimbangan hidup.

Terkait hal itu, kita mengucapkan selamat Hari Guru. Ilmu yang Bapak/Ibu tanam akan tumbuh sepanjang hidup kami. Terima kasih karena selalu percaya kami bisa.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс