Musda GOW Tanah Datar 2026 Dibuka, Wabup Ahmad Fadly: Perempuan Harus Jadi Agen Perubahan dan Benteng Generasi Emas 2045

Musda GOW Tanah Datar 2026 Dibuka, Wabup Ahmad Fadly: Perempuan Harus Jadi Agen Perubahan dan Benteng Generasi Emas 2045
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi. (Foto: Prokopim TD)

Batu Sangkar–Spektroom : Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 di Gedung Pertemuan TP-PKK Tanah Datar, Kompleks Indo Jolito, Batusangkar, Senin (6/7/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Fadly menegaskan bahwa GOW memiliki posisi strategis sebagai wadah koordinasi berbagai organisasi perempuan sekaligus mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kontribusi organisasi perempuan selama ini telah memberikan dampak nyata di berbagai sektor.

"GOW telah mampu menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat," ujar Ahmad Fadly.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat. Dalam kondisi tersebut, organisasi perempuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menjaga nilai-nilai positif di tengah masyarakat.

"Perempuan memiliki peran yang sangat penting sebagai agen perubahan sekaligus benteng dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Saya mengajak seluruh organisasi wanita untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan," katanya.

Wabup berharap Musda XI GOW Tahun 2026 tidak hanya menjadi forum evaluasi program kerja dan pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menghasilkan gagasan strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

"Melalui forum ini saya berharap lahir berbagai gagasan dan rekomendasi yang konstruktif, serta kepengurusan yang amanah dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Penasehat GOW Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat semangat pengabdian dalam tubuh organisasi perempuan.

Menurutnya, GOW harus menjadi wadah yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan di Tanah Datar.

"Ketika perempuan bersatu dalam niat yang baik, bekerja dengan hati yang tulus, dan saling menguatkan, Insya Allah akan lahir generasi yang lebih baik dan Tanah Datar yang semakin maju," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Musda bukan sekadar agenda memilih ketua dan menyusun kepengurusan baru, melainkan momentum memperkuat komitmen, menyatukan langkah, serta memperbarui semangat pengabdian kepada masyarakat.

Sebelumnya, Ketua GOW Kabupaten Tanah Datar, Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, menjelaskan bahwa Musda XI GOW Tahun 2026 mengusung tiga agenda utama, yakni evaluasi program kerja, penyusunan program kerja masa bakti berikutnya, serta pemilihan pengurus GOW Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031.

Ia mengajak seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam GOW untuk mengesampingkan ego sektoral dan terus memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

"Mari jadikan GOW sebagai mitra yang kritis sekaligus strategis bagi Pemerintah Daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi pengurus GOW masa bakti 2026–2031, mari kita dukung bersama demi kemajuan organisasi yang kita cintai ini," ujarnya.

Ny. Dwinanda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas dukungan, pembinaan, dan fasilitas yang selama ini diberikan kepada GOW sehingga berbagai program organisasi dapat berjalan dengan baik.

Melalui Musda ini, diharapkan GOW Tanah Datar semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Ris1)

Berita terkait

Bupati Banyumas Tinjau Akhir Pekerjaan Akses Jalan Prompong–Ketenger, Siap Dibuka Kembali

Bupati Banyumas Tinjau Akhir Pekerjaan Akses Jalan Prompong–Ketenger, Siap Dibuka Kembali

Banyumas-Spektroom: – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, meninjau akhir pekerjaan pemulihan akses transportasi di ruas Jalan Prompong–Ketenger, Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Senin (6/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan telah selesai sesuai standar teknis sehingga jalur tersebut aman digunakan masyarakat. Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan

Bian Pamungkas
UIN Malang Masuk Jajaran Kampus Responsif Gender Terbaik, Raih Predikat Utama PTRG Award 2026

UIN Malang Masuk Jajaran Kampus Responsif Gender Terbaik, Raih Predikat Utama PTRG Award 2026

Malang - Spektroom : Komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam membangun lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan kembali mendapat pengakuan nasional. Kampus tersebut berhasil meraih Predikat Utama pada Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Senin (6/7/

Buang Supeno
Gandeng Universitas Malaya, UIN Malang dan UIN Jakarta Perluas Diplomasi Akademik Hukum ke Tingkat ASEAN

Gandeng Universitas Malaya, UIN Malang dan UIN Jakarta Perluas Diplomasi Akademik Hukum ke Tingkat ASEAN

Malang- Spektroom : Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperluas jejaring akademik internasional dengan menggandeng Universitas Malaya, Malaysia, dalam penyelenggaraan The 10th International Conference on Law and Justice (ICLJ) 2026. Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia dalam ekosistem riset hukum di kawasan ASEAN. Konferensi yang

Buang Supeno