Musim Kemarau, Babinsa Kodim 1002 Ingatkan Warga HST Jangan Bakar Lahan

Musim Kemarau, Babinsa Kodim 1002 Ingatkan Warga HST Jangan Bakar Lahan
Babinsa Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah-Kalsel melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat.(Foto Penerangan 1002/HST-Kalsel)

Hulu Sungai Tengah -Kalsel-Spektroom : Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai mengalami kekeringan. Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kewilayahan karena lahan yang kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebagai langkah pencegahan, Babinsa Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus menggencarkan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan.

Salah satunya dilakukan Serda Budiono, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, saat melaksanakan Komsos bersama warga Desa Babai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (28/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Budiono mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, kita harus bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api sangat mudah menjalar dan dapat menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” imbaunya.

Babinsa Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah-Kalsel melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat.(Foto Penerangan 1002/HST-Kalsel)

Selain dapat merusak lingkungan, asap akibat pembakaran lahan juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla.

Sementara itu, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk membangun komunikasi, tetapi juga sebagai upaya melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan di wilayah.

“Babinsa akan terus berada di wilayah binaan untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat,” katanya.

Kapten Inf Subhan juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sekecil apa pun, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada api sudah membesar dan sulit dikendalikan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Berita terkait

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong Forum Dewan Smart City memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pihak untuk mempercepat pembangunan ekosistem pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurut Respati, Master Plan Smart City Kota Surakarta perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret, terukur, terintegrasi, serta memberikan

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
50 Anggota Pramuka  Termasuk 13 Pramuka  Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

50 Anggota Pramuka Termasuk 13 Pramuka Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

Jakarta-Spektroom : Saka Rintisan SAR Kwartir Cabang Jakarta Selatan menggelar Latihan dan Praktik Water Rescue sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kegiatan tersebut dilakukan di pantai mutiara ancol Jakarta Utara yang diikuti Sebanyak 50 peserta termasuk 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Gugus

Asmari, Bian Pamungkas