Narman juara marathon nasional BTN Jakim 2025

Narman juara marathon nasional BTN Jakim 2025

SPEKTROOM.ID - Pelari asalBanten Narman berhasil meraih juara kategori marathon nasional putra setelah unggul satu detik atas pesaing terdekat Agus Prayogo dalam ajang BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2025 di Jakarta, Minggu.(29/6/2025)

Narman mencatatkan waktu 02:35:00 setelah berlari sejauh 42,19 kilometer dengan titik start di Monumen Nasional (Monas) dan finis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pelari dari suku Baduy itu hanya unggul satu detik atas Agus Prayogo, peraih tujuh medali emas lari jarak jauh SEA Games, yang mencatatkan waktu 02:35:01.

Sementara itu, posisi ketiga dihuni Laode Safrudin dengan waktu 02:35:35, disusul Berman Halasan Siahaan di peringkat keempat dengan 02:37:04, dan Rudi Febriade di peringkat kelima dengan 02:37:59. Di kategori marathon nasional putri, pelari Yovika keluar sebagai juara dengan catatan waktu 03:02:04.

Ia mampu membuat jarak yang cukup jauh dengan Anjellika Br Ginting di peringkat kedua dengan 03:21:52, disusul Yanitari di peringkat ketiga dengan 03:31:00. Kemudian, pelari Pesta Rameria Simanjuntak membukukan waktu 03:37:53 untuk menghuni peringkat keempat, diikuti Shafrina Sehila Rosada di posisi kelima dengan 03:40:03.

Sementara itu, gelar juara pada kategori marathon open putra dan open putri BTN Jakim 2025 diraih para pelari asing. Pelari Geoffrey Kiprotich Birgen mengunci gelar juara marathon open putra dengan waktu 02:16:00, disusul Kiprop Tonui dengan 02:18:10 sebagai runner-up.

Peringkat ketiga diisi Donikati Oliva Komon dengan 02:19:38, diikuti Peter Kipleting Keter di peringkat keempat mencatatkan waktu 02:20:57, dan Davod Barmasi Tumor di peringkat kelima dengan 02:23:12.

Juara kategori marathon open putri kali ini menjadi milik Eunice Nyawira Muchiri setelah finis dengan waktu 02:37:43, disusul Shauline Chepkirui Koech dengan 02:38:02 di peringkat kedua.

Peringkat ketiga, keempat, dan kelima, masing-masing dihuni Jemimah Wayua Musau (02:40:55), Alycee Jeptoo Koech (02:42:48), dan Ziporah Wanjiru Kingori (02:59:31).

Berita terkait

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Semarang-Spektroom : Kelulusan bukan garis akhir bagi mahasiswa Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan menghadapi tantangan yang menuntut kompetensi sekaligus mentalitas yang kuat. Pesan itu disampaikan Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang, Dr. Yohanes Yupilustanaji A., M.Hum., saat Wisuda ke-9 dan Angkat Sumpah Tahun Akademik

Y.Bambang Triyono, Bian Pamungkas
ссс