"Optimalisasi Kinerja Melalui Hard Skill dan Soft Skill " Jadi Tema Wisuda Sarjana dan Magister STIA Bina Banua

"Optimalisasi Kinerja Melalui Hard Skill dan Soft Skill " Jadi Tema Wisuda Sarjana dan Magister STIA Bina Banua
Suasana Wisuda STIA Bina Banua yang diikuti 224 orang.

Junaidi, Agung Yunianto

Suasana Wisuda STIA Bina Banua yang diikuti 224 orang.

Spektroom - Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi llmu Administrasi (STIA) Bina Banua bertema "Optimalisasi Kinerja Melalui Hard Skill dan Soft Skill". Ketua STIA Bina Banua Assoc Prof. Dr. Misransyah Akos SE MSi mengatakan, sebuah organisasi akan mencapai tujuannya ketika Kinerja SDM menunjukan hasil
yang optimal, dan hasil ini akan diperoleh ketika SDM memiliki kompetensi yang tinggi
dan hal ini dapat terwujudkan apabila SDM dibekali dengan kemampuan teknis ( hard skill) dan kemampuan non teknis (soft skill).

Pada Wisuda Sarjana XXXVIII dan Magister XXI di sebuah Hotel Berbintang di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, Sabtu (25/10/2025) ini, Ketua STIA Bina Banua menyatakan, menciptakan dan meningkatkan kompetensi SDM yang berkarakter yang bercirikan mempunyai indikasi memiliki hard skill dan soft skill baik, adalah menjadi salah satu tantangan bangsa Indonesia. "SDM yang dibutuhkan adalah Individu yang mampu dan sanggup berkompetisi di berbagai bidang," tegasnya.

Dikatakan, tantangan yang muncul bukan hanya pada taraf untuk mampu berkompetisi, melainkan bagaimana SDM mampu memenangkan
kompetisi itu. Katanya, suatu kompetisi tentu saja akan dimenangkan oleh Individu yang unggul dan mempunyai kompetensi yang baik berupa hard skill dan soft skill. "Sebab, berbicara tentang kompetisi adalah berbicara tentang keunggulan, baik dalam knowledge, skill dan
attitude, karena hanya SDM yang unggul dan berkarakter yang mampu bertahan bahkan
memenangkan segala bentuk kompetisi global," tegasnya lagi.

Dari 224 orang Mahasiswa STIA Bina Banua yang mengikuti Wisuda, yang Mahasiswa Program Sarjana sebanyak 156 orang dan Program Magister sebanyak 68 orang. Sedangkan
Wisudawan terbaik Program Sarjana (S1), untuk Jurusan Administrasi Bisnis (S1) dengan IPK 3,770 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama
Dani Danuarta; Jurusan Administrasi Publik dengan IPK 3,848 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Nurul Fitriani; Kelas Kerjasama Tanah Bumbu dengan IPK 3,910 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Bau Hasan;
Kelas Kerjasama Jorong Tanah Laut dengan IPK
3,907 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Rahmasari;
Kelas kerjasama Kurau Tanah Laut dengan IPK 3,830 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Saleha. Sedangkan untuk Program Magister (S2) dengan IPK
4.000 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Isti Fania; Kelas Kerjasama Tanah Bumbu dengan IPK 3,967 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Marta Tri Susanti; dan Kelas kerjasama Tabalong/Balangan dengan IPK 3,900 Cumlaude/Dengan Pujian atas nama Halidah.

Dengan keberhasilan ini. Ketua STIA Bina Banua mengucapkan Selamat kepada lulusan terbaik dan semoga dengan capaian ini akan menjadikan
kesuksesan kedepannya.

Dalam Wisuda ini, Pihak Sivitas Akademika STIA Bina Banua juga memberikan Alumni Awards 2025 yang diraih oleh Akhmadi S SAP, Kepala Desa Pangkalan Sari Kecamatan Basarang Kalteng; Febrian Noviar AR SH,MA Kepala Bidang Pemerintahan Desa Pada Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanah Laut; H.Abji, SPd MAP Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan; H Faridudin, S Sos, ,M. Si Camat Kalua Kabupaten Tabalong; Rika Norvanti. S. Sos. MAB Dosen Poliban Banjarmasin; M. Arief Prasetyo Raharjo SE MA Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pulang Pisau Kalteng; H Rudi Noor Erwan S Sos MSi Camat Muara Harus Kabupaten Tabalong; dan Dodo SP MA Wakil Bupati Kapuas Kalteng.*****

Berita terkait

Kisah Anak Buruh Angkut yang Menjadi Gubernur, Mahyeldi Kobarkan Semangat Siswa Sekolah Rakyat Dharmasraya

Kisah Anak Buruh Angkut yang Menjadi Gubernur, Mahyeldi Kobarkan Semangat Siswa Sekolah Rakyat Dharmasraya

Dharmasraya-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membagikan kisah perjuangan hidupnya sebagai anak buruh angkut di hadapan ratusan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya. Melalui pengalamannya, ia mengajak para siswa untuk tidak pernah merasa rendah diri dan berani menggapai cita-cita setinggi mungkin. Motivasi itu disampaikan saat menghadiri Open House dan

Riswan Idris, Rafles
Sekolah Rakyat Pertama di Sumbar Resmi Beroperasi di Dharmasraya, Tampung 390 Siswa

Sekolah Rakyat Pertama di Sumbar Resmi Beroperasi di Dharmasraya, Tampung 390 Siswa

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmen mengawal Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy usai meninjau hari pertama belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Dharmasraya, Sabtu (1/8/2026). Menurutnya,

Diah Utami, Rafles
ссс