Ratusan Pekerja Perusahaan Garmen Datangi Walikota Batam, Pertanyakan Nasib Mereka

Ratusan Pekerja Perusahaan Garmen Datangi Walikota Batam, Pertanyakan Nasib Mereka
Walkota Batam Amsakar Achmad di hadapan pekerja PT Grim Li Indonesia. (Foto: Diskominfo)

Batam–Spektroom : Aktivitas produksi PT Ghim Li Indonesia di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota terhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap 1.025 pekerja, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, para pekerja menghadapi ketidakpastian, terutama terkait gaji periode Agustus 2026 dan hak ketenagakerjaan lainnya yang belum dibayarkan manajemen.

Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan kondisi PT Ghim Li Indonesia hingga kini belum memperoleh kejelasan setelah aktivitas produksi perusahaan itu terhenti.

Menurutnya, para pekerja membutuhkan kepastian mengenai keberlangsungan perusahaan serta hak-hak yang belum mereka terima.

“Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.

Hartono berharap pemerintah dapat memfasilitasi pertemuan antara pekerja dan manajemen perusahaan agar persoalan yang dihadapi dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan penyelesaian.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengawal persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia. Ia meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian persoalan tersebut kepada pemerintah. Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima ratusan pekerja perusahaan garmen tersebut di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026).

“Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, Pemko Batam akan mendalami kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk memastikan hak-hak pekerja menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.

Amsakar menyampaikan, proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga sedang berlangsung di Singapura. Pemko Batam, kata dia, tidak ingin persoalan tersebut berujung pada terabaikannya hak para pekerja.

“Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” katanya.

Untuk menelusuri persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim yang bertugas melakukan pendalaman dan investigasi. Tim tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Wako Batam berdialog dengan perwakilan pekerja. (Foto: Diskominfo)

Pendalaman dilakukan antara lain menyusul informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia. Berdasarkan informasi dari serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.

Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat. Pemko Batam bersama instansi terkait akan menelusuri perubahan tersebut, termasuk kaitannya dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.

“Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” tegasnya.

Terkait kepesertaan BPJS, Amsakar memastikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS bagi para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi yang mereka hadapi.

Ia juga mengapresiasi para pekerja yang selama ini turut menjaga situasi Batam tetap kondusif.

Berita terkait

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Bernilai Rp68 Miliar

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Bernilai Rp68 Miliar

Bengkalis-Spektroom : Polres Bengkalis melaksanakan konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis dan Polsek Bantan yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (16/9/2026), bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, dan dipimpin Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian

Salman Nurmin, Rafles
UMI Makassar dan DEN RI Laksanakan Diskusi dan Dialog tentang Kebijakan Energi Nasional

UMI Makassar dan DEN RI Laksanakan Diskusi dan Dialog tentang Kebijakan Energi Nasional

Makasar-Spektroom : Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar bersama Dewan Energi Nasional (DEN) Republik Indonesia melaksanakan Diskusi dan Dialog tentang Kebijakan Energi Nasional di Kampus Pascasarjana Urip Sumoharjo, Rabu (16/9/2026). Diskusi dan Dialog diikuti Dosen dan Mahasiswa UMI Makassar berlangsung dengan thema "Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Ketahanan dan

Yahya Patta, Rafles
Bupati Bengkalis Berikan Semangat Langsung Atas Penampilan Tim Tuan Rumah Polbeng di Ajang KKI 2026

Bupati Bengkalis Berikan Semangat Langsung Atas Penampilan Tim Tuan Rumah Polbeng di Ajang KKI 2026

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni memberikan semangat dan motivasi kepada tim Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) yang mengikuti Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026, Rabu (16/9/2026), bertempat di Waduk PDAM Kota Bengkalis. Menariknya, Bupati kemudian berkesempatan mencoba secara langsung speedboat karya mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. Dengan penuh antusias, Kasmarni mengoperasikan

Salman Nurmin, Rafles
Festival Pangan Lokal Pulau Kelapa, Merawat Warisan Kuliner Sekaligus Membuka Peluang Ekonomi

Festival Pangan Lokal Pulau Kelapa, Merawat Warisan Kuliner Sekaligus Membuka Peluang Ekonomi

Jakarta-Spektroom : Aroma aneka pangan olahan dan jajanan tradisional mewarnai Lapangan Sepak Bola Pulau Kelapa, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Rabu (16/9/2026). Di tempat itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Komunitas Orang Pulo menggelar Festival Pangan Lokal. Kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan beragam makanan,

Irvan Idris Saleh, Rafles