Palembang Dibangun di Atas Fondasi Keberagaman, Dirawat dengan Kedamaian & Dibesarkan Oleh Semangat Pantang Menyerah
Palembang - Spektroom: Rapat Paripurna istimewa DPRD Kota Palembang Memperingati Hari Jadi Kota Palembang yang ke-1343 dan peringatan yang ke-55 tahun 2026, dipimpin Ketua DPRD Palembang Ali Sukri berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (17/6/2026).
Dalam pengantarnya Ali Sukri berharap momentum peringatan Hari Jadi Kota Palembang tahun ini akan semakin memantapkan dan meningkatkan, serta memperkokoh tekat dan semangat juang kita semua, untuk terus membangun Kota Palembang menjadi kota terbaik dan mewujudkan Palembang berdaya, berbudaya, dan mendunia.
Dalam kurun waktu lebih kurang satu tahun ini, lanjut Ali Sukri, Kota Palembang sudah banyak mengalami kemajuan di bidang pembangunan seperti jalan, jembatan, dan meningkatkan penataan kawasan, pemukiman, serta penataan sistem dan manajemen transportasi, maupun pembangunan di bidang prasarana seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan pengembangan industri kecil dan menengah.
Tidak saja itu Pemerintah Kota Palembang juga banyak menerima penghargaan, diantaranya menerima peringkat opini Wajar Tanpa Pengecuali atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI, perwakilan Sumatera Selatan, atas laporan hasil pemeriksaan tahun 2025.
"WTP ini merupakan untuk ke - lima belas kalinya yang diterima oleh Kota Palembang dan peringatan hari jadi ini bukan sekedar mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Palembang yang maju, berdaya saing dan sejahtera" ujar Ali Sukri melanjutkan.
Sementara dalam sambutannya Walikota Palembang H. Ratu Dewa menyatakan Kota Palembang dibangun dengan fondasi keberagaman dan dirawat dengan kedamaian serta dibesarkan oleh semangat pantang menyerahnya.
"Kota ini dibangun di atas fondasi keberagaman, dirawat dengan kedamaian, dan dibesarkan oleh semangat pantang menyerah. Sebuah kota tidak akan pernah bisa tegak berdiri hanya karena kekuatan satu orang. Palembang berdiri kokoh karena kita melangkah bersama, saling menopang, dan saling menguatkan" ujarnnya.
Memperingati hari jadi kota Palembang sejatinya tidak menengok kebelakang namun menatap ke masa depan dengan menyadari bahwa yang hidup di era saat ini adalah pewaris peradaban agung dengan berbagai keberhasilan yang dicapai.
"Kita yang berada ditempat ini harus menatap masa depan dengan rasa syukur yang mendalam, dan ketenangan jiwa menyadari bahwa kita adalah pewaris dari peradaban yang agung. Keberhasilan yang kita rasakan hari ini, ketenangan yang dinimati warga di sudut-sudut kota, geliat ekonomi yang mulai bangkit pasca dari tantangan global, serta pembangunan yang terus berjalan adalah buah manis dari kolaborasi" urai Ratu Dewa.
Walikota juga mengapresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang telah mendukung pembangunan di Kota Palembang serta bantuan stimulan yang rutin kepada Pemko Palembang.
"Secara khusus, izinkan kami menyampaikan apresiasi dan rasa hormat terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Bapak Helman Deru dan Bapak Ci Ujang. Dukungan pembangunan mulai dari tugu air mancur di Bundaran Masjid Agung, perbaikan jalan kota dan jalan provinsi, Revitalisasi benteng kuto besak dan bantuan stimulan lainnya yang terus mengalir dari pemerintah provinsi telah menjadi bahan bakar utama bagi jalan roda pembangunan di Kota Palembang yang kita cintai" ucap Walkot bersyukur.
Rasa hormat dan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran Forkominda Kota Palembang. Sinergi yang sejuk, komunikasi yang tanpa sekat, serta komitmen menjaga keamanan dan ketertiban telah menciptakan suasana kota yang kondusif.
"Bapak Ibu semua adalah benteng dan perekat yang memastikan bahwa Palembang tetap aman, Palembang tetap damai, dan Palembang tetap harmonis sehingga sampai saat ini Palembang zero conflict menghadapi masalah apapun. Tepat satu setengah tahun yang lalu, amanah besar diletakkan di pundak kami Ratu Dewa dan Prima Salam. Kami memulainya bukan dengan janji kosong, melainkan dengan komitmen, peluh, dan kerja keras." Ujar Walkot mengakhiri sambutannya.(@Ng).