Pangdam XXI/Radin Inten Beri Pembekalan Bela Negara Kepada 9.836 Maru Unila

Pangdam XXI/Radin Inten Beri Pembekalan Bela Negara Kepada 9.836 Maru Unila
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi (Foto Spektroom)

Bandarlampung - Spektroom: Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/ Radin Inten Lampung - Bengkulu Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi memberikan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan kepada 9.836 Mahasiswa Baru Universitas Lampung (Unila) di Gedung Serba Guna (GSG) Unila di Bandarlampung, Selasa (11/8/2026)

Pembekalan Pangdam kepada Mahasiswa Baru Unila ini diberikan dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026- 2027 dengan topik Bela Negara.

Menurut Kristomei, bela negara tidak hanya pegang senjata karena era saat ini medan perang telah berubah dan era saat ini adalah era VUCA Volatility (perubahan cepat), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kompleksitas), dan Ambiguity (ambiguitas).

audio-thumbnail
Bela Negara Pangdam Kristomei
0:00
/278.77875

Bela Negara tidak hanya mengutamakan tank, tidak hanya mengutamakan roket, tidak hanya mengutamakan misil. Tapi, lebih kepada keyboard dan karakter (layar gadget: red).

"Diera FUCA, di era yang penuh ketidakpastian, kompleks, membingungkan mana lawan mana kawan kita. Nah, medan perang telah berubah. Globalisasi mengubah definisi ancaman bangsa. Perang informasi ada di genggaman tangan" ujar Pangdam menjelaskan.

Seperti diamanatkan Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang Dasar 45, bahwa upaya bela negara atau hak bela negara adalah kewajiban masing-masing setiap warga negara.

Saat ini, lanjut Pangdam, 27% dari penduduk Indonesia adalah Gen Z dan musuh terbesar bangsa saat ini bukan kapal perang asing, namun hoaks atau kebohongan, celakanya sebuah kebohongan yang diucapkan secara terus-menerus akan dianggap suatu kebenaran, atau yang biasa disebut Cognotive Warfare

"Cognitive Warfare, perang kognitif, bagaimana merubah mindset orang, Informasi yang diberikan terus-menerus, yang tadinya tidak berpihak kepada kita, akhirnya jadi berpihak kepada kita. They were not supporting us before, but they are supporting us right now (sebelumnya mereka tidak mendukung kita namun saat ini mereka mendukung kita)" rinci Mayjen Kristomei Sianturi.

Mayjen Kristomei Sianturi melanjutkan, Gen Z memiliki kekuatan, adaktif, inovatif, menguasai teknologi digital, kreatif dan kolaboratif, menjunjung autenticity. Tapi Gen Z juga punya kerentanan (vulnerability), tentang hoaks, disinformasi, potensi distruksi digital, terpapar radikalisasi online, skeptis terhadap institusi.

"Inilah karakter Gen Z, yang fokus konsentrasinya hanya bisa bertahan sekitar 10 menit. Setelah itu, bubar. Kalian lebih senang berhadapan dengan HP, dengan layar monitormu, karena dialah kompas kalian" pungkasnya (@Ng).

Berita terkait

Pemkab Banyumas dan UNU Purwokerto Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Pemkab Banyumas dan UNU Purwokerto Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Banyumas-Spektroom ; Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ditandatangani Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Rektor UNU Purwokerto Achmad Iqbal di Aula Kantor PCNU

Bian Pamungkas
Penyidikan Perkara Pembunuhan Sering Dihadapkan pada Minimnya Saksi serta Terbatasnya Alat Bukti Langsung

Penyidikan Perkara Pembunuhan Sering Dihadapkan pada Minimnya Saksi serta Terbatasnya Alat Bukti Langsung

Makasar-Spektroom : Indonesia sebagai negara hukum menempatkan hukum sebagai instrumen utama dalam mewujudkan keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat. Salah satu tujuan utama hukum pidana adalah memberikan perlindungan terhadap hak azasi manusia, terutama hak untuk hidup sebagai hak paling mendasar. Oleh karena itu setiap perampasan nyawa secara melawan hukum merupakan

Yahya Patta, Rafles
Rapat Perdana Usai dilantik, Dr. Aspa Muji Pimpin Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Jeneponto

Rapat Perdana Usai dilantik, Dr. Aspa Muji Pimpin Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Jeneponto

Jeneponto-Spektroom : Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., memimpin rapat perdana setelah resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Selasa (11/8/2026), di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Jeneponto. Rapat tersebut membahas persiapan pelaksanaan berbagai agenda dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik

Yahya Patta, Rafles