Pantun Berbalas, Budaya Berkelas di Festival Melayu Sekadau

Pantun Berbalas, Budaya Berkelas di Festival Melayu Sekadau
Koordinator penitia penyelenggara tangkai berbalas pantun Syahbudin menyampaikan pengantar tangkai berbalas pantun pada Festival Budaya Melayu ke. IV Kabupaten Sekadau. (Foto : Dok Panitia Festival Budaya Melayu Sekadau)

Spektroom – Suasana Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau Tahun 2025 kian semarak saat kegiatan tangkai berbalas pantun digelar, Senin malam, (2/2/2026).

Tradisi lisan khas Melayu ini sukses menyedot perhatian masyarakat yang memadati arena festival, sekaligus menghadirkan nuansa budaya yang kental dan penuh keakraban.

Sebelum sesi berbalas pantun dimulai, koordinator acara terlebih dahulu menyampaikan pengantar dengan memperkenalkan tema-tema pantun yang diangkat pada festival kali ini.

Tema pertama bertajuk “Jaya Budayaku”, yang mengajak masyarakat untuk kembali menengok kejayaan budaya sebagai identitas dan warisan luhur yang patut dijunjung tinggi sepanjang masa.

Melalui pantun-pantun bertema tersebut, peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan tentang kebanggaan terhadap budaya sendiri, sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan Melayu merupakan fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat.

Tema kedua, “Lestari Budayaku”, tak kalah sarat makna.
Tema ini menjadi ajakan terbuka agar masyarakat tetap menjaga dan mempertahankan budaya lokal di tengah derasnya arus budaya asing.

Lewat untaian pantun, para peserta menyampaikan pesan moral tentang pentingnya merawat tradisi agar tidak tergerus zaman.

Koordinator tangkai berbalas pantun, Sahbudin, S.Pd.I., M.Pd, dalam pengantarnya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata.

Menurutnya, berbalas pantun merupakan media edukasi budaya yang efektif, terutama bagi generasi muda, agar lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Melayu.

“Pantun bukan hanya permainan kata, tetapi sarana menyampaikan nilai, nasihat, dan jati diri budaya,” ujarnya di hadapan penonton.

Memasuki sesi kedua, para peserta yang terdiri dari pakcik, makcik, hingga abang-abang mulai tampil ke depan panggung.

Dengan gaya santai namun penuh makna, mereka saling berbalas pantun sesuai tema yang telah disiapkan panitia, disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Kelompok Laskar Batu Tahun dan DKM Masjid Jami Al Mutakhir turut ambil bagian, menyuguhkan pantun-pantun yang kaya akan nilai kearifan lokal dan pesan kebudayaan.

Anggota koordinator pun membagikan tema kepada masing-masing peserta sebagai panduan, sehingga suasana berlangsung tertib namun tetap cair dan interaktif.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan tari Jepin sebagai selingan hiburan.

Alunan musik dan gerak tari tradisional ini menambah kekayaan suasana budaya Melayu, sekaligus menegaskan bahwa Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau bukan hanya ajang perayaan, tetapi juga ruang bersama untuk merawat identitas budaya.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
ссс