Parno dan Keripik Singkong: Gerobak Sederhana, Harapan untuk Keluarga

Kotak kaca penuh keripik singkong, milik Parno, siap menanti pembeli. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Pagi baru saja dimulai ketika Parno, 36 tahun, sudah menata dagangannya di kawasan Pasar Sangkrah, Solo. Sekitar pukul 06.00 WIB, sepeda motor yang menjadi sarana mencari nafkah itu ia parkir di pinggir jalan depan Stasiun Kota.

Di atas sadel motor, Parno memasang kotak kaca yang menyerupai lemari kecil. Di dalamnya tersusun keripik singkong yang siap dijual kepada pembeli.

Di samping kotak kaca itu terdapat timbangan digital. Sementara pada bagian bawahnya tersedia jendela kecil dengan pengait kantung plastik. Peralatan sederhana tersebut membuat Parno lebih mudah melayani pembeli.

“Iya, dengan cara ini lebih praktis. Keripiknya langsung diwadahi plastik, kemudian ditimbang sesuai keinginan pembeli,” kata Parno kepada Spektroom, Selasa (25/8/2026).

Kotak kaca tersebut bukan dibuat sendiri oleh Parno. Peralatan itu dirancang khusus oleh pemasok keripik singkong dari Masaran, Sragen. Selain tempat dagangan dan timbangan, terdapat pula payung merah yang dapat dibuka ketika panas atau hujan.

“Sudah dibuat seperti ini dari juragan, jadi lebih mudah mengambil keripik dan melayani pembeli. Tinggal buka jendela kecil, keripiknya langsung masuk ke plastik,” ujarnya.

Keripik singkong yang dijual Parno merupakan produk lokal dari Masaran, Sragen. Setiap hari, ia memperoleh pasokan keripik yang baru digoreng sehingga tetap renyah ketika sampai ke tangan pembeli.

Parno, penjual keripik singkong sedang melayani pembeli. (Foto: Ciptati Handayani)DenganDKoKk

Aktivitas Parno dimulai sejak pagi hingga menjelang siang di kawasan Sangkrah. Menjelang sore hingga malam, ia memindahkan tempat berjualan ke kawasan Jagalan, Solo, tak jauh dari salah satu pabrik tekstil.

Di lokasi tersebut, sebagian pembelinya merupakan pekerja pabrik. Mereka membeli keripik untuk teman ngemil setelah bekerja atau membawanya pulang untuk keluarga.

Dalam sehari, Parno mampu menjual sekitar 16 hingga 20 kilogram keripik singkong. Untuk pembelian eceran, harganya mulai Rp9.000 per seperempat kilogram. Namun, tidak sedikit pembeli yang memilih membayar Rp10.000 untuk mendapatkan keripik sedikit lebih banyak.

Di balik kotak kaca sederhana dan tumpukan keripik singkong itu, tersimpan perjuangan Parno untuk keluarganya.

Bagi Parno, berjualan bukan sekadar mencari keuntungan. Dari dagangan sederhana tersebut, ia berusaha memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus membiayai pendidikan anak semata wayangnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Setiap kilogram keripik yang terjual menjadi bagian dari harapan agar keluarganya tetap dapat menjalani kehidupan dengan layak.

Kegigihan Parno juga mendapat apresiasi dari para pelanggannya. Wati, salah seorang pembeli di kawasan Sangkrah, mengaku menyukai keripik singkong tersebut karena memiliki cita rasa yang khas.

“Enak, kriuk, gurih dan sedikit manis. Cocok untuk camilan ringan,” kata Wati.

Titin, pekerja pabrik di kawasan Jagalan, juga menjadi salah satu pelanggan Parno. Ia mengaku kerap membeli keripik tersebut untuk dinikmati setelah bekerja maupun dibawa pulang.

“Enak dan selalu fresh, kemripik. Harganya juga terjangkau,” ujarnya.

Bagi Parno, pagi yang dimulai dengan menata kotak kaca di atas sepeda motor bukan sekadar rutinitas. Di balik aktivitas sederhana itu, ada tanggung jawab untuk keluarga dan harapan agar sang anak dapat terus bersekolah.

Keripik singkong yang ia jajakan mungkin sederhana. Namun bagi Parno, setiap bungkus yang berpindah ke tangan pembeli adalah bagian dari perjuangan menjemput rezeki dan menjaga masa depan keluarganya. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Kantah Jakarta Barat Percepat Peralihan Hak Tanah, Target Tuntas 10 Hari Kerja

Kantah Jakarta Barat Percepat Peralihan Hak Tanah, Target Tuntas 10 Hari Kerja

Jakarta - Spektroom : Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat memperkuat pelayanan pertanahan dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat proses sertifikasi dan peralihan hak atas tanah. Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat Shinta Purwitasari mengatakan, pelayanan pertanahan kini tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Layanan harus hadir

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
DKPKP DKI Genjot Ekonomi Pesisir Kepulauan Seribu Lewat Budidaya Ikan

DKPKP DKI Genjot Ekonomi Pesisir Kepulauan Seribu Lewat Budidaya Ikan

Jakarta – Spektroom: Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta terus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir Kepulauan Seribu melalui pengembangan usaha budidaya perikanan. Upaya tersebut dilakukan dengan menyalurkan benih ikan berkualitas sekaligus memperkuat pendampingan dan pemantauan kepada kelompok pembudidaya. DKPKP DKI Jakarta memastikan bantuan tidak berhenti pada penyaluran,

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Wakil Wali Kota Jaksel Apresiasi Kampung Sehat FIFGROUP, Dorong Kolaborasi Cegah Stunting

Wakil Wali Kota Jaksel Apresiasi Kampung Sehat FIFGROUP, Dorong Kolaborasi Cegah Stunting

Jakarta – Spektroom : Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Firmanudin Ibrahim mengapresiasi langkah FIFGROUP memperluas program Kampung Sehat sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mencegah stunting sejak dini. Apresiasi tersebut disampaikan Firmanudin saat menghadiri peresmian Kampung Sehat binaan FIFGROUP 2026 di Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan,

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno