Pejuang DM dan Hipertensi Perpanjangan Tangan Tenaga Medis Bukittinggi

Pejuang DM dan Hipertensi Perpanjangan Tangan Tenaga Medis Bukittinggi
Acara Sosialisasi Cerdik Penderita DM di Bukittinggi.(Foto: Dok. Jma)

Bukittinggi-Spektroom : Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi Ramli Adrian,SKM.MKM mengungkapkan saat ini baru sekitar 10 persen masyarakat Kota Bukittinggi yang secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi CERDIK untuk Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus (DM) Senin, 11 Mei 2026 pagi di Grand Rocky Hotel Bukittinggi

Kegiatan itu menghadirkan pembicara Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Bukittinggi Dr. Rizkianto Immanual,Sp.PD serta diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari pejuang Diabetes Melitus (DM), pejuang hipertensi, pengelola Program Penyakit Tidak Menular (PTM), dan Program Promosi Kesehatan (Promkes) di Puskesmas.

Ramli Adrian menjelaskan, berdasarkan data WHO diperkirakan hanya seperempat kasus hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis. Bahkan, hanya sekitar 0,75 persen pasien hipertensi yang rutin mengonsumsi obat secara teratur.

Kegiatan itu menghadirkan pembicara Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Bukittinggi Dr. Rizkianto Immanual,Sp.PD serta diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari pejuang Diabetes Melitus (DM), pejuang hipertensi, pengelola Program Penyakit Tidak Menular (PTM), dan Program Promosi Kesehatan (Promkes) di Puskesmas.

Ramli Adrian menjelaskan, berdasarkan data WHO diperkirakan hanya seperempat kasus hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis. Bahkan, hanya sekitar 0,75 persen pasien hipertensi yang rutin mengonsumsi obat secara teratur.

Dalam sosialisasi itu juga disampaikan pentingnya penerapan perilaku CERDIK sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular juga mempedomani CERDIK merupakan akronim dari; C - Cek kesehatan secara berkala, E-.Enyahkan asap rokok, R- Rajin aktivitas fisik, D- Diet sehat dan seimbang, I - Istirahat cukup serta K - Kelola stres.

Pemeriksaan kesehatan dianjurkan dilakukan minimal satu kali dalam setahun meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tinggi badan, dan berat badan untuk memantau indeks massa tubuh.

Masyarakat juga diimbau menghindari rokok dan paparan asap rokok, rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, mengurangi gula, garam, dan lemak, serta menjaga waktu istirahat minimal tujuh hingga delapan jam setiap hari.

Salah seorang Pejuang Diabetes juga Mantan Wakapolres Pasbar Kompol Purn. Sukirman bersama rekannya Pak Ujang justru melihat penyakit Diabetes Melitus (DM) dan Darah Tinggi selain pola hidup juga tak kalah penting selalu positif thinking dan selalu beribadah di Mesjid disamping mengkonsumsi obat ketika sakit.

Dalam implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), masyarakat diingatkan untuk menerapkan tujuh pola hidup sehat, salah satunya dengan tidak merokok. (Rita)

Berita terkait

KMPI 2026,  Tidak Hanya Peroleh Pengetahuan Akademis, Namun Pemahaman Budaya Lokal

KMPI 2026, Tidak Hanya Peroleh Pengetahuan Akademis, Namun Pemahaman Budaya Lokal

Palembang - Spektroom: Palembang memiliki sejarah yang panjang sebagai hubungan perdagangan berdasarkan tradisi perusahaan, manusia, barang-barang, dan gagasan, telah berkembang di seluruh daerah dan menghubungkan komunitas-komunitas berbeda. Hal itu disampaikan Kepala BPSDMP Sumsel, Muhammad Edward Juliart, membacakan sambutan Gubernur Sumatra Selatan Herman Nderu, pada Kursus Musim Panas Internasional (KMPI) 2026

Anggoro AP
Cegah Banjir Tanjungpinang Menteri PU Dorong Penanganan Sungai Sampai Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang Menteri PU Dorong Penanganan Sungai Sampai Muara

Tanjungpinang – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mendorong penanganan pengendalian banjir di Kota Tanjungpinang dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mengandalkan pada infrastruktur Waduk Srikaton, tetapi juga memperhatikan kondisi aliran sungai hingga ke bagian hilir dan muara. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung Infrastruktur Waduk Srikaton di Kota

Nurana Diah Dhayanti
ссс