Pekarangan Rumah dan Kantor Jangan Hidup Tumbuhan Liar, Pemko Dorong Urban Farming

Pekarangan Rumah dan Kantor Jangan Hidup Tumbuhan  Liar, Pemko Dorong Urban Farming
Sambutan Bimbingan Teknis Manajemen Ketahanan Pangan dan Gizi di lingkungan pemerintah kota Palangka Raya. (Foto: dok humas BKPSDM Pky)

Palangka Raya-Spektroom : Ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan lahan luas. Dari pekarangan rumah maupun kantor yang selama ini mungkin hanya ditumbuhi rumput, masyarakat perkotaan justru dapat mulai menghasilkan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi.

Gagasan itu menjadi salah satu perhatian dalam Bimbingan Teknis Manajemen Ketahanan Pangan dan Gizi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026, Kamis (24/9/2026).

Kepala BKPSDM Kota Palangka Raya, Dr. Fauzi Rahman, mengatakan pangan dan gizi tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai urusan rumah tangga. Keduanya merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Jangan sampai kita sibuk mengampanyekan program pangan, tetapi di pekarangan rumah atau kantor sendiri justru dibiarkan hidup tumbuhan liar tanpa ada satu pun tanaman produktif,” ujar Fauzi.

Ia mengatakan, hasil penelitian Bapperida Kota Palangka Raya pada 2025 menunjukkan pertanian perkotaan atau urban farming, khususnya hidroponik, memiliki prospek ekonomi bagi masyarakat perkotaan.

Karena itu, Bimtek tidak diarahkan hanya untuk menambah pengetahuan aparatur, tetapi juga mendorong munculnya praktik nyata dalam memanfaatkan ruang terbatas di lingkungan rumah maupun kantor.

Fauzi menekankan, penguatan ketahanan pangan dan gizi membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah. Kesamaan pemahaman diperlukan agar program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Bimtek ini dibuka Sekretaris Daerah, Arbert Tombak menyampaikan sambutan Walikota Palangka Raya, secara khusus memberi apresiasi BKSDM atas diselenggarakan Bimtek, dan mengingatkan pentingnya ketahanan pangan/ urban farming dengan kaitannya dengan kondisi Kota Palangka Raya.

Kegiatan dilaksanakan di Peteng Karuhei II Pemko Praya diikuti 52 orang dari unsur OPD/PKK di Kec/Kel se-kota sebagai peserta.

Suasana Bimbingan Teknis Manajemen Ketahanan Pangan dan Gizi. (Foto: dok.Humas BKPSDM Pky)

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya Sugianto, Kabid Ketahanan Pangan Yusianto, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Herning Raharjanti, akademisi UPR sekaligus praktisi hidroponik Usman Gumanty, serta akademisi IAHN Tampung Penyang Palangka Raya sekaligus praktisi pertanian organik Luh Putu Muliani.

Melalui Bimtek ini, Pemko Palangka Raya berharap peningkatan kapasitas aparatur dapat berlanjut menjadi aksi nyata, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah dan kantor sebagai ruang produktif.

Dengan begitu, ketahanan pangan tidak berhenti sebagai program pemerintah, tetapi dapat dimulai dari ruang paling dekat dengan masyarakat: pekarangan sendiri. (Polin)

Berita terkait

Pemkot Tanjungpinang Terima Bantuan Keuangan Khusus dari Pemprov Kepri

Pemkot Tanjungpinang Terima Bantuan Keuangan Khusus dari Pemprov Kepri

Tanjungpinang - Spektroom : Bantuan keuangan khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) diserahkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad kepada Wakil Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza Sempena dalam rangkaian memperingati Hari Jadi ke-24 Prov Kepri. Bantuan yang diterima Wawako Tanjungpinang sebesar Rp 900 juta mewakili Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah yang sedang melaksanakan upacara

Desmawati, Afrizal Aziz