Trending

Pemkab Jember Gelar Sosialisasi Bahas Peran PPTK Pasca Terbitnya Perpres 46 Tahun 2025

Pemkab Jember Gelar Sosialisasi Bahas Peran PPTK Pasca Terbitnya Perpres 46 Tahun 2025
Suasana daring melalui Zoom Meeting (Foto: Diskominfo Jember)

Spektroom - Dalam upaya meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah terkait aturan terbaru pengadaan barang dan jasa, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema “Dialog Bernada: Jember Pengadaan” dengan subtema “Peran dan Tugas PPTK dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pasca Terbitnya Perpres Nomor 46 Tahun 2025”, pada Selasa, (04/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh para pejabat serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya mereka yang berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di masing-masing perangkat daerah

Foto Diskominfo Jember

Dalam kegiatan ini, BPBJ Kabupaten Jember menghadirkan narasumber Samsul Ramli, S.Sos., M.A.P., selaku Kepala Subbagian LPSE Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, praktisi sekaligus pemerhati pengadaan yang aktif memberikan pembinaan dan edukasi terkait sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dalam paparannya, Samsul Ramli menjelaskan secara komprehensif mengenai substansi dan perubahan penting dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, yang membawa beberapa penyesuaian terhadap peran dan tanggung jawab PPTK dalam siklus pengadaan. Samsul Ramli menekankan pentingnya pemahaman yang tepat terhadap regulasi terbaru agar pelaksanaan pengadaan di setiap perangkat daerah dapat berjalan sesuai prinsip efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Lebih lanjut, ia juga memberikan contoh konkret penerapan peran PPTK di lapangan, termasuk penguatan koordinasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pemilihan, dan unit kerja terkait lainnya. “PPTK memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan. Dengan adanya perubahan regulasi ini, kemampuan memahami proses pengadaan menjadi kunci utama agar tidak terjadi kesalahan administratif maupun teknis,” jelasnya. Plt. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Jember, Prima Kusuma Dewi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi wadah bagi seluruh perangkat daerah untuk memperbarui pengetahuan dan memperkuat kapasitas SDM pengadaan di Kabupaten Jember.

“Melalui forum seperti ini, kami berharap para PPTK dapat memahami perubahan kebijakan terbaru dan menerapkannya secara konsisten dalam setiap kegiatan pengadaan,” ungkapnya. “Dengan terselenggaranya kegiatan “Dialog Bernada: Jember Pengadaan” ini, BPBJ Kabupaten Jember berharap dapat terus memperkuat tata kelola pengadaan yang profesional, adaptif terhadap perubahan regulasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik,” pungkas Prima Kusuma Dewi. (Budi S)

Berita terkait

Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Sleman-Spektroom : Seni paduan suara tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Nilai tersebut menjadi salah satu pesan dalam penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Sleman Tahun 2026. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, membuka Pesparawi 2026

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Pertahankan Swasembada Pangan, Penopang Pangan Nasional, Gubernur Ahmad Luthfi Optimis Produksi Padi Penuhi Target

Pertahankan Swasembada Pangan, Penopang Pangan Nasional, Gubernur Ahmad Luthfi Optimis Produksi Padi Penuhi Target

Senarang-Spektroom: Hujan mulai turun di beberapa wilayah di Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan optimistis produksi padi pada 2026 di wilayahnya mampu memenuhi target. “Alhamdulillah kemarin sudah mulai hujan, semoga sampai Desember nanti kita mampu mencapai target,” kata Luthfi, Sabtu (31/10/2026). Luthfi menjelaskan, sebagai salah satu penumpu

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas